kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Badai berlalu, harga minyak mentah melandai


Senin, 29 Agustus 2011 / 09:16 WIB
ILUSTRASI. Harga saham saham PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) reli 4 hari berturut.


Reporter: Edy Can, Reuters | Editor: Edy Can


SINGAPURA. Harga minyak mentah jenis Brent telah turun dibawah US$ 111 per barel. Penurunan ini setelah kilang dan terminal minyak Amerika Serikat yang terletak di pantai timur tidak terganggu akibat badai Irene.

Sebelumnya, harga minyak mentah naik karena cemas suplai bagi negara konsumen minyak terbesar di dunia tersebut terganggu akibat badai Irene. Harga Brent sempat telah naik 75 sen menjadi US$ 11,36 per barel. Namun, pada pukul 9.34 waktu Singapura, harga minyak jenis Brent telah turun 45 sen dollar Amerika Serikat menjadi US$ 110,91 per barel.

Sebagian besar kilang minyak, terminal dan jaringan pipa di kawasan pantai timur Amerika Serikat telah menurunkan statusnya. Asal tahu saja, di kawasan tersebut terdapat kilang penyulingan minyak yang menghasilkan 1,23 juta barel per hari.

"Saat ini dampaknya tidak seburuk yang dibayangkan. Kami melihat ada penurunan harga," kata analis CMC Market Ben Le Brun, Senin (29/8).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×