kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Awal pekan, emas terkerek sentimen dari China


Senin, 07 Maret 2016 / 10:05 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Harga kontrak emas dunia melesat lagi di awal pekan (7/3). Berdasarkan data Bloomberg, pagi tadi, harga kontrak emas untuk pengantaran segera naik sebesar 0,8% menjadi US$ 1.268,77 per troy ounce. Pada pukul 10.03 waktu Singapura, harga kontrak yang sama diperdagangkan di level US$ 1.261,01 per troy oynce.

Pada pekan lalu, harga minyak dunia sudah naik lebih dari 20% dari posisi terendahnya di bulan Desember. Hal ini biasa disebut dengan bullish market pada emas. Investor kembali memburu emas sebagai haven seiring guncangan yang terjadi di pasar saham dan ketidakpastian global.

Adapun sentimen terkini yang mempengaruhi pergerakan harga minyak antara lain: pernyataan Perdana Menteri China Li Keqiang yang mengatakan pemerintah akan memprioritaskan pembangunan dalam lima tahun ke depan.

"Pembangunan China menjadi prioritas utama dan merupakan kunci untuk memecahkan setiap masalah yang dihadapi negara," jelasnya dalam kongres Partai Komunis akhir pekan lalu.

Hal ini menandakan, tingkat utang China yang sudah tinggi akan terus meningkat. Prediksi Bloomberg Intelligence economist Tom Orlik dan Fielding Chen, digelontorkannya stimulus akan mendorong tingkat utang China menjadi 258% dari Produk Domestik Bruto China pada tahun ini dari sebelumnya 247% pada akhir 2015.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×