kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Astra Otoparts bidik after market tumbuh 10%


Rabu, 27 September 2017 / 19:34 WIB


Reporter: Nisa Dwiresya Putri | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - PT Astra Otoparts Tbk (AUTO)  optimistis kinerja tahun ini akan jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu. Pertumbuhan pendapatan secara total akan dipengaruhi oleh manufaktur dan trading after market.

Direktur AUTO Yasak Kristian mengatakan, sampai Agustus pertumbuhan lebih baik. "Target tumbuh 5% dari tahun lalu, untuk revenue pasti bisa. Kenyataannya kalau sampai September, kami melihat di atas itu," ujar Yasak, Rabu (27/9).

Meski demikian, Yasak enggan merinci total pendapatan maupun penjualan AUTO hingga Agustus 2017. "Tunggu saja, di bulan September ini kami akan keluarkan datanya," ungkapnya.

Namun, ia percaya diri, trading after market AUTO akan tumbuh di atas 5% tahun ini. Bahkan, ia menargetkan pertumbuhan trading after market bisa tumbuh mendekati 10% di akhir tahun ini.

Segmen after market memang menjadi salah satu kontributor pertumbuhan pendapatan auto. Adapun kontributor lainnya adalah Original Equipment Manufaktur (OEM). Tahun ini, AUTO memprediksikan kontribusi after market akan sebanding dengan OEM.

"Kalau dari total penjualan tentu akan sangat terpengaruh dari kendaraan baru. Produksi sepeda motor maupun mobil," papar Yasak.

Adapun dari sisi penguasaan pangsa pasar (market share), Yasak mengklaim, AUTO masih mendominasi. Apalagi pada produk aki,  market share AUTO bisa lebih dari separuh share total.

Sebagai catatan, di semester I 2017, AUTO mencatat kenaikan pendapatan sebesar 0,57% dari periode sama tahun sebelumnya menjadi Rp 6,47 triliun. Sementara, laba bersih AUTO  meningkat 30,37% yoy menjadi Rp 198 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×