kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.406.000   2.000   0,14%
  • USD/IDR 16.251
  • IDX 7.288   -25,97   -0,36%
  • KOMPAS100 1.140   -5,84   -0,51%
  • LQ45 919   -3,90   -0,42%
  • ISSI 219   -0,13   -0,06%
  • IDX30 458   -2,90   -0,63%
  • IDXHIDIV20 550   -3,55   -0,64%
  • IDX80 129   -0,44   -0,34%
  • IDXV30 130   -0,02   -0,02%
  • IDXQ30 154   -1,11   -0,71%

Asing mulai koleksi saham bank, ini penyebabnya


Kamis, 24 Mei 2018 / 20:09 WIB
Asing mulai koleksi saham bank, ini penyebabnya
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia


Reporter: Krisantus de Rosari Binsasi | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Investor asing mulai masuk ke saham perbankan. Pada perdagangan hari ini (24/5), sektor keuangan bahkan menjadi amunisi terbesar kenaikan IHSG. Sektor keuangan ditutup naik 3,36%.

Analis Binaartha Parama Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan, asing beli oleh pemodal asing merupakan efek dari pengangkatan Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI yang baru.

Menurut Nafan, hal itu disambut antusias oleh investor asing, sebab gubernur BI yang baru berjanji akan menetapkan kebijakan moneter yang berorientasi pada pro growth (mendukung pertumbuhan) dan pro stability (mendukung stabilitas).

“Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan efek positif terhadap banyak aspek seperti tingkat stabilitas rupiah terhadap dollar AS, kinerja pertumbuhan ekonomi nasional, pembangunan infrastruktur dan peningkatan daya beli masyarakat," katanya, Kamis (24/5).

Sentimen Gubernur BI juga mampu menyokong nilai tukar rupiah hingga kembali ke bawah level Rp 14.200 per dollar AS. Dengan menguatnya rupiah, memberikan stimulus terhadap pergerakan investor asing di bursa.

“Alasan lainnya adalah iklim investasi di sektor perbankan cenderung kondusif, selalu ada peningkatan kinerja fundamental dan pertumbuhan kredit. Misalnya kenaikan pendapatan dan laba bersih yang diraih perbankan BUKU 4, karena mampu menekan besaran kredit bermasalah," imbuh Nafan.

Apalagi, perbankan turut ambil bagian dalam proyek-proyek pemerintah, di mana investor asing juga turut andil di dalamnya.

“Sejauh ini sektor perbankan turut menyokong proyek-proyek infrastruktur (LRT dan MRT), properti (program 1 juta rumah) dan industri otomotif," ucap Nafan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[ntensive Boothcamp] Business Intelligent with Ms Excel Pre-IPO : Explained

[X]
×