kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Asing menarik diri, rupiah terdepresiasi


Selasa, 17 April 2012 / 10:04 WIB
Asing menarik diri, rupiah terdepresiasi
ILUSTRASI. Waspada yang bepergian ke Bali, zona merah corona di pulau dewata terbanyak di RI


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Posisi rupiah pagi ini melemah terhadap dollar AS. Pada pukul 09.13, rupiah terdepresiasi 0,1% menjadi 9.185 per dollar. Dengan demikian, dalam dua hari belakangan, pelemahan rupiah mencapai 0,5%.

Pelemahan rupiah terjadi setelah investor asing memangkas kepemilikannya terhadap aset-aset Indonesia. Mereka cemas, kenaikan inflasi akan menurunkan return investasi yang mereka tanam. Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, investor asing menjual saham Indonesia senilai US$ 34 juta kemarin.

Sementara itu, Bank Indonesia memprediksi, indeks harga konsumen akan naik ke posisi 6,6% pada tahun ini jika harga minyak melonjak. Angka tersebut jauh lebih tinggi ketimbang tingkat inflasi bulan lalu yang hanya mencapai 3,97%.

Keoknya rupiah turut mendorong tingkat yield Indonesia ke level tertinggi dalam tiga bulan terakhir. Asal tahu saja, tingkat yield untuk surat utang pemerintah berjangkawaktu 10 tahun naik sebanyak 3 basis poin menjadi 6,16%. Itu merupakan level paling tinggi sejak 13 Januari lalu. Jika dihitung, tingkat yield sudah bertambah 22 basis poin di sepanjang bulan ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×