kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

AS kurangi stimulus, ini kekhawatiran Bank Dunia


Rabu, 26 Juni 2013 / 10:55 WIB
ILUSTRASI. Kapal FSRU Jawa Satu milik PT GTS Internasional Tbk (GTSI).


Sumber: NHK | Editor: Asnil Amri

WASGHINTON. World Bank khawatir tentang dampak dari rencana Amerika Serikat (AS) mengurangi stimulus moneter.

Presiden Bank Dunia, Jim Yong Kim mengaku khawatir, kebijakan bank sentral AS atau Federal Reserve (Fed) itu mempengaruhi negara berkembang.

Kekhawatiran Kim tersebut disampaikan saat berbicara kepada wartawan, usai memberikan pidato publik di Washington, Selasa (25/6).

Kim Ia mengutip pernyataan dari Gubernur Federal Reserve AS, Ben Bernanke pekan lalu, yang  mengindikasikan kemungkinan Fed melakukan program pembelian obligasi besar-besaran akhir tahun ini.

Menurut Kim, rencana dari the Fed tersebut di respons negara berkembang dengan menaikkan suku bunga. Maka itu, Kim khawatir, akan ada dampak dari kebijakan The Fed terhadap negara berkembang.

Kim menambahkan, tingkat suku bunga yang lebih tinggi akan menaikkan biaya pinjaman untuk pembangunan infrastruktur. Sementara, Bank Dunia mengaku sedang mencoba membantu negara-negara berkembang mendapatkan dana.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×