kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

AS kurangi stimulus, ini kekhawatiran Bank Dunia


Rabu, 26 Juni 2013 / 10:55 WIB
ILUSTRASI. Kapal FSRU Jawa Satu milik PT GTS Internasional Tbk (GTSI).


Sumber: NHK | Editor: Asnil Amri

WASGHINTON. World Bank khawatir tentang dampak dari rencana Amerika Serikat (AS) mengurangi stimulus moneter.

Presiden Bank Dunia, Jim Yong Kim mengaku khawatir, kebijakan bank sentral AS atau Federal Reserve (Fed) itu mempengaruhi negara berkembang.

Kekhawatiran Kim tersebut disampaikan saat berbicara kepada wartawan, usai memberikan pidato publik di Washington, Selasa (25/6).

Kim Ia mengutip pernyataan dari Gubernur Federal Reserve AS, Ben Bernanke pekan lalu, yang  mengindikasikan kemungkinan Fed melakukan program pembelian obligasi besar-besaran akhir tahun ini.

Menurut Kim, rencana dari the Fed tersebut di respons negara berkembang dengan menaikkan suku bunga. Maka itu, Kim khawatir, akan ada dampak dari kebijakan The Fed terhadap negara berkembang.

Kim menambahkan, tingkat suku bunga yang lebih tinggi akan menaikkan biaya pinjaman untuk pembangunan infrastruktur. Sementara, Bank Dunia mengaku sedang mencoba membantu negara-negara berkembang mendapatkan dana.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×