kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.998   74,00   0,41%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

Antam teken kontrak bangun PLTU dengan Sumitomo


Senin, 17 Desember 2012 / 20:30 WIB
ILUSTRASI. Mengenal thrifting, trend berbelanja barang bekas yang menjadi viral dikalangan kaum muda


Reporter: Agustinus Beo Da Costa | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT Antam (Tbk) telah melakukan penandatanganan kontrak pembangunan proyek pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Pamalaa di  Kolaka, Sulawesi Tenggara. Proyek ini merupakan bagian dari proyek modernisasi optimalisasi pabrik Ferronikel.

Tedy Badrujaman, Sekretaris Perusahan Antam mengatakan, tanda tangan kontrak sudah dilakukan untuk proyek EPC (Engineering, Procurement, and Construction). “PLTU dengan tipe Circulating Fluidised Bed (CFB) ini memiliki kapasitas 2 X 30 MW dengan nilai EPC US$ 145 juta,” kata Tedy Badrujaman dalam Keterbukaan Informasi pada Bursa Efek Indonesia, Senin (17/12).

Proyek ini dibangun oleh Sumitomo Corporation, selaku kontraktor proyek. Jika nanti beroperasi, pembangkit ini diharapkan mampu mengurangi biaya energi di Antam sebesar 15%-20%. Pembangkit tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan listrik pabrik FeNi I, II dan III.

Dalam menghasilkan listrik, PLTU batubara Pomalaa membutuhkan 300.000 ton batubara berkalori rendah per tahun, dengan nilai kalori 4.200 kcal/kg (GAR).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×