kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.930   30,00   0,17%
  • IDX 6.316   -24,47   -0,39%
  • KOMPAS100 834   -5,35   -0,64%
  • LQ45 631   -5,49   -0,86%
  • ISSI 217   -0,78   -0,36%
  • IDX30 356   -2,80   -0,78%
  • IDXHIDIV20 440   -3,20   -0,72%
  • IDX80 95   -0,75   -0,78%
  • IDXV30 118   -0,48   -0,40%
  • IDXQ30 114   -0,98   -0,85%

Antam berburu tambang emas bersama Newcrest


Selasa, 08 November 2016 / 23:24 WIB


Reporter: Emir Yanwardhana | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT Aneka Tambang Persero Tbk (ANTM) bakal gencar melakukan eksplorasi tambang baru pasca bekerja sama dengan Newcrest Mining Limited. Ada beberapa wilayah yang akan dibidik untuk mencari cadangan emas baru dibeberapa provinsi Indonesia.

Sekretaris Perusahaan ANTM Trengono Sutioso menjelaskan kerja sama eksplorasi bersama perusahaan asal Australia ini nantinya akan dikembangkan dalam investasi bersama, baik penambangan maupun pengolahan emas. "Saat ini masih mencari peluang cadaganan emas baru dibeberapa wilayah," kata Trenggono kepada KONTAN, Selasa (8/11).

Dia menjelaskan, saat ini masih tahap perencanaan eksplorasi; daerah mana, kapan waktu pelaksanaanya masih menunggu selesai perencaan.

"Tapi yang menjadi target area eskplorasi adalah Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Nusa Tenggara, Sulawesu Utara, Halmahera, dan Kepulauan Maluku," kata Trenggono.

Dia juga enggan berspekulasi berapa peningkatan belanja modal (capex) tahun depan dengan adanya eksplorasi baru ini. "Setelah ketemu, barulah akan terjadi peningkatan capex yang signifikan," kata Trenggono.

Direktur Keuangan ANTM Dimas Wikan mengatakan, dengan adanya aksi eksplorasi ini diharapkan bisa menambah pendapatan Antam melalui bisnis Geomin. Unit Geomin adalah salah satu unit operasi Antam yang melakukan pengembangan pencarian sumber daya mineral baru.

"Nantinya Geomin akan dibayar untuk jasa eksplorasi emas ini," kata Dimas.

Asal tahu saja pendapatan Jasa ANTM hanya berkontribusi sebesar 1,1%. Hingga kuartal III, divisi bisnis hanya membukukan Rp 75 miliar menurun 47% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 114 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×