kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.732   -126,73   -1,85%
  • KOMPAS100 895   -20,28   -2,22%
  • LQ45 659   -11,16   -1,67%
  • ISSI 243   -4,50   -1,82%
  • IDX30 372   -5,18   -1,37%
  • IDXHIDIV20 456   -5,33   -1,15%
  • IDX80 102   -1,96   -1,88%
  • IDXV30 130   -1,76   -1,33%
  • IDXQ30 119   -1,17   -0,97%

Angin segar dari China


Kamis, 27 Juni 2013 / 06:09 WIB
ILUSTRASI. Rupiah hari ini (19/1) diperkirakan masih melemah tersengat sikap hawkish The Fed. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj.


Reporter: Sunarti Agustina, Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rebound. Rabu (26/6), IHSG menguat 3,82% ke 4.587,73. Nyaris semua indeks bursa saham Asia menguat. Lihat saja, indeks MSCI Asia Pacific menguat 0,9% ke 126,17.

Hari ini, IHSG masih berpeluang naik lagi. Penguatan bursa saham regional masih menjadi salah satu faktor pendorong IHSG.

Purwoko Sartono, analis Panin Sekuritas, mengatakan, keputusan Bank Sentral China yang bertekad menjaga suku bunga pasar uang di level rasional dan menaikkan suku bunga acuan, memberi angin segar bagi pasar saham. Maklum, pernyataan Bank Sentral China ini menghilangkan kekhawatiran tentang potensi penurunan likuiditas di China.

Selain faktor dari China, Alwy Assegaf, analis Universal Broker Indonesia melihat, data-data positif dari Amerika Serikat (AS) turut memberi angin segar. Sejumlah data positif dari AS itu di antaranya adalah data peningkatan penjualan rumah serta perbaikan kepercayaan konsumen di AS.

Karena itu, Alwy memprediksi, IHSG, hari ini, berpotensi menguat ke 4.550-4.650. Sementara Purwoko memperkirakan, IHSG naik ke 4.520-4.610. Saham yang bisa dilirik antara lain INDF, ICBP dan UNVR.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×