kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Analis : Tren pelemahan rupiah masih berlanjut


Senin, 15 Juni 2015 / 20:50 WIB
Analis : Tren pelemahan rupiah masih berlanjut


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Meskipun hari ini rupiah berhasil menguat, tren pelemahan rupiah masih terjadi. Sebab, belum ada aspek fundamental kuat dari dalam negeri yang mampu membuat tren berbalik arah.

Di pasar spot Senin (15/6), rupiah menguat tipis 0,06% dibandingkan hari sebelumnya menjadi Rp 13.326. Sayang, kurs tengah rupiah Bank Indonesia (BI) melemah 0,12% ke Rp 13.333.

Nizar Hilmy, Analis PT SooGee Futures mengingatkan belum ada data perekonomian Indonesia yang dapat berdampak positif sekaligus signifikan terhadap tren rupiah. Oleh karena itu, lanjutnya, pemerintah harus mendongkrak kebijakan fiskal. Misalnya dengan meningkatkan pembangunan infrastruktur dan ekspor guna menjaring para investor.

"Soalnya dari sisi kebijakan moneter, yaitu BI sudah mentok. Kalau suku bunga turun, takutnya rupiah tertekan. Perekonomian lesu masa suku bunga naik?" katanya kepada KONTAN, Senin (15/6).

Nizar memprediksi, rupiah rentan terkoreksi pada Selasa (16/6). Sebab, pelaku pasar mengantisipasi pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) oleh Bank Sentral Amerika (The Fed) untuk menentukan kapan rencana kenaikan suku bunga Negeri Paman Sam dieksekusi. Pertemuan tersebut berlangsung Kamis (18/6) mendatang.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×