kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.015   52,00   0,29%
  • IDX 5.792   97,05   1,70%
  • KOMPAS100 753   17,38   2,36%
  • LQ45 571   13,81   2,48%
  • ISSI 200   1,97   0,99%
  • IDX30 323   7,68   2,43%
  • IDXHIDIV20 397   8,26   2,12%
  • IDX80 85   1,98   2,38%
  • IDXV30 108   1,58   1,49%
  • IDXQ30 104   2,04   2,00%

Analis: Emiten Grup Bakrie perlihatkan upaya going concern


Senin, 05 Maret 2018 / 21:41 WIB
ILUSTRASI. Energi Mega Persada Tbk


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Proses restrukturisasi utang emiten Grup Bakrie masih berlangsung. Tak sedikit pula entitas usaha Grup Bakrie yang sudah menunjukkan geliat ekspansi.

David Sutyanto, Head of Research Ekuaro Swarna Sekuritas menilai, apa yang tengah dilakukan emiten grup bakrie itu saling terkait. Restrukturisasi dan ekspansi merupakan hal yang saling terkait.

"Dua hal yang berbeda, tapi tidak bisa dipisahkan," ujarnya kepada KONTAN, Senin (5/3). Pada saat yang bersamaan, momentum di sektor komoditas juga sedang muncul.

Komoditas gas masih menarik meski harganya tak sekencang batubara. Komoditas emas juga tidak lagi heboh, tapi harganya sangat stabil.

Dia menambahkan, apa yang sedang dikerjakan emiten-emiten itu juga menunjukan masih ada upaya untuk menjaga kelangsungan usaha, going concern. Karena adanya going concern ini, masih ada kreditur atau investor yang siap mendanai emiten Grup Bakrie meski proses restrukturisasi belum sepenuhnya usai.

Di antara semua emiten itu, David melihat PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) menjadi yang paling prospektif. "Tapi, sahamnya lebih cocok untuk trading," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×