kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Analis: Akuisisi tambang tepat saat batubara naik


Selasa, 21 November 2017 / 19:04 WIB


Reporter: Dede Suprayitno | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah emiten tambang terus berupaya memperbesar kapasitas produksi. Salah satu langkah yang ditempuh yakni melalui strategi akuisisi tambang milik perusahaan lain. Rencana menambah tambang baru menjadi agenda korporasi yang dilakukan beberapa emiten.

Evelyn Rosiana, analis Minna Padi Investama menyatakan, aksi akuisisi tambang yang dilakukan beberapa emiten cukup positif. Pasalnya, berada pada momentum yang tepat saat ada kenaikan harga batubara. Komoditas ini sudah rebound dari penurunan pada tahun lalu.

"Harga sudah lebih baik daripada tahun sebelumnya," ujar Evelyn kepada KONTAN, Selasa (21/11).

Dia berpendapat, apabila recovery harga batubara terus berlanjut, maka outlook perusahaan batubara akan membaik. Sebab, dari sisi penjualan akan meningkat. Ujungnya akan berdampak positif terhadap margin perusahaan. "Yang harus diperhatikan adalah faktor dari eksternal. Salah satunya seperti faktor ekonomi di China," lanjutnya.

Dari beberapa emiten tambang, dia melihat, kinerja PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) cukup menarik. Hal ini lantaran emiten ini, menjual sebagian besar produksi batubara kepada Perusahaan Listrik Negara. Belum lagi, PLN tengah gencar melakukan perluasan listrik di tanah air.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×