kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Agustus, utang valas MSKY mencapai US$ 309,9 juta


Rabu, 09 September 2015 / 20:23 WIB


Reporter: Narita Indrastiti | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) akan kembali melunasi utang valuta asing (valas) yang akan jatuh tempo pada tahun ini. Erwin Richard Andersen, Direktur Keuangan MSKY melaporkan, hingga bulan Agustus tahun ini, total pinjaman valas MSKY mencapai US$ 309,9 juta.

Utang itu terdiri dari pinjaman dalam negeri senilai US$ 5,8 juta dan pinjaman luar negeri senilai US$ 304 juta. Pinjaman valas itu dibayarkan secara bulanan. Khusus di bulan Agustus, perseroan akan membayar pinjaman senilai US$ 4,9 juta.

Jika ditotal, sampai akhir tahun ini pinjaman valas MSKY yang jatuh tempo nilainya mencapai US$ 30,05 juta. Pinjaman itu terdiri dari hutang lain-lain dalam negeri sebesar Rp 4,98 juta dan pinjaman luar negeri sebesar US$ 25,06 juta.

Sementara di tahun depan, total utang valas yang jatuh tempo mencapai US$ 279,9 juta yang sebagian besar terdiri dari utang bank luar negeri. Perseroan membayar utang dengan dana kas yang tersedia.

Hingga Semester I tahun ini, MSKY mencetak pendapatan sebesar Rp 1,6 triliun, naik dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,5 triliun. Namun, MSKY masih harus menanggung kerugian sebesar Rp 293,8 miliar karena adanya rugi kurs mata uang sebesar Rp 255 miliar. Jumlah kerugian itu membengkak dari semester I tahun lalu yang sebesar Rp 13,6 miliar.

Tahun ini, MSKY menyiapkan belanja modal sebesar Rp 1 triliun. Sebesar 80% dari belanja modal itu akan digunakan untuk investasi decoder. Selain itu, perseroan juga menyiapkan belanja modal untuk kebutuhan pemasaran produk. Nantinya, MSKY akan menambah 30 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×