Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
JAKARTA. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mencatat kinerja positif sepanjang periode 2016 lalu.
Berdasarkan laporan keuangan unaudited perseroan, pendapatan pada periode tersebut tercatat Rp 40 triliun. Angka ini naik sekitar 9,8% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
"Home and personal care dan food and refreshments merupakan segmen yang paling kuat menopang kienja kami," kata Tevilyan Yudhistira Rusli, Direktur Keuangan UNVR dalam keterangan resminya, Kamis (16/2).
Segmen Home and personal care berkontribusi 69% terhadap pendapatan konsolidasi UNVR. Sementara, sebesar 31% sisanya berasal dari segmen food and refreshments.
Pada kuartal keempat, home and personal care dan food and refreshment masing-masing membukukan pertumbuhan sebesar 10,8% YoY dan 12,8% YoY.
Mengikuti kenaikan pendapatan tersebut, bottom line UNVR tercatat positif. Laba bersihnya sebesar Rp 6,4 triliun, naik 9,2% yoy. Namun, manajemen tak menampik kinerja ini masih kurang maksmial.
Yudhistira bilang, terlihat ada kenaikan daya beli konsumen sepanjang tahun lalu. "Namun, permintaan belum pulih sepenuhnya seperti pada tahun-tahun sebelumnya.
Oleh sebab itu, lanjut Yudhistira, perseroan memiliki prioritas untuk menang bersama dengan pelanggan dan konsumen UNVR di tengah pasar yang menantang melalui upaya percepatan inovasi di kategori yang relevan, optimisasi proximity channel, dan peningkatan aksesibilitas produk-produk UNVR.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













