kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.012   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.108   66,24   1,10%
  • KOMPAS100 801   11,17   1,41%
  • LQ45 609   8,67   1,45%
  • ISSI 211   1,35   0,64%
  • IDX30 343   4,64   1,37%
  • IDXHIDIV20 429   6,16   1,46%
  • IDX80 91   1,30   1,44%
  • IDXV30 117   1,58   1,37%
  • IDXQ30 111   1,61   1,48%

2010, PGAS kehilangan potensi pendapatan sebesar Rp 2 triliun


Rabu, 02 Februari 2011 / 14:24 WIB
ILUSTRASI. CLEO Akan Tambah Jaringan Distribusi


Reporter: Mohamad Jumasri | Editor: Edy Can

JAKARTA. Sepanjang tahun lalu, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) kehilangan potensi pendapatan sebesar Rp 2 triliun. Kerugian ini karena pengalihan pasokan gas yang dilakukan pemerintah.

Direktur Utama PGAS Hendi Priyo Santoso mengatakan, pemerintah mengalihkan pasokan gas untuk menggenjot produksi minyak. Dia mengungkapkan, sejak Februari 2010 lalu, pasokan gas PGAS sekitar 100 MMSCFD dialihkan ke Lapangan Minyak Chevron, Duri.

Akibat pengalihan pasokan itu, Hendi mengatakan, penjualan gas melorot. Menurutnya, seharusnya PGAS pada tahun 2010 lalu bisa menjual sekitar 900 MMSCFD tetapi yang terealisasi hanya sekitar 800 MMSCFD. "Seharusnya pasokan dari ConocoPhilips untuk kebutuhan PGAS tetapi harus dialihkan," tegasnya.

Sekedar mengingatkan, produksi minyak terganggu akibat pipa gas milik PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) yang mengalirkan gas ke lapangan Duri PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) mengalami kebocoran pada September lalu. Kebocoran pipa ini membuat produksi lapangan Duri berkurang 29.600 bph.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×