kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

167 saham melorot, IHSG sesi I tak ada bertenaga


Jumat, 17 Februari 2017 / 11:59 WIB


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) semakin tak berdaya di akhir sesi I. Pada pukul 11.30 WIB, indeks mencatatkan penurunan 0,54% menjadi 5.349,17.

Penurunan indeks disebabkan oleh memerahnya 167 saham. Sementara, jumlah saham yang naik hanya sebanyak 113 saham dan 112 saham lainnya diam di tempat.

Volume transaksi perdagangan siang ini melibatkan 11,151 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 3,723 triliun.

Sembilan sektor kompak memerah. Tiga sektor dengan penurunan terdalam antara lain: sektor industri lain-lain turun 1,67%, sektor agrikultur turun 0,83%, dan sektor perdagangan turun 0,79%.

Saham-saham indeks LQ 45 yang berada di jajaran top losers antara lain: PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun 2,7% menjadi Rp 14.400, PT PP London Sumatra Tbk (LSIP) turun 2,5% menjadi Rp 1.560, dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun 2,24% menjadi Rp 15.250.

Sedangkan di posisi top gainers indeks LQ 45, terdapat saham-saham: PT Bumi Resources Tbk (BUMI) naik 3,37% menjadi Rp 368, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) naik 2,39% menjadi Rp 2.140, dan PT Hanson International Tbk (MYRX) naik 1,57% menjadi Rp 129.

Investor asing tampak melego kepemilikan sahamnya hari ini. Data RTI menunjukkan, asing membukukan net sell senilai Rp 456,3 miliar di seluruh market dan Rp 283,8 miliar di pasar reguler.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×