kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.823   -77,00   -0,46%
  • IDX 7.990   55,03   0,69%
  • KOMPAS100 1.126   9,64   0,86%
  • LQ45 818   2,06   0,25%
  • ISSI 283   4,83   1,74%
  • IDX30 425   -1,37   -0,32%
  • IDXHIDIV20 511   -4,01   -0,78%
  • IDX80 126   0,87   0,70%
  • IDXV30 139   -0,14   -0,10%
  • IDXQ30 138   -0,86   -0,62%

10 sektor tumbang, IHSG pagi lunglai


Kamis, 01 September 2016 / 09:29 WIB
10 sektor tumbang, IHSG pagi lunglai


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tampak tak berdaya pada pembukaan pagi ini (1/9). Mengutip data RTI, pada pukul 09.19 WIB, indeks mencatatkan penurunan 0,54% menjadi 5.355,7.

Jumlah saham yang turun sebanyak 120 saham. Sedangkan jumlah saham yang naik sebanyak 60 saham dan 78 saham lainnya diam di tempat.

Volume transaksi perdagangan pagi ini melibatkan 765,172 juta saham dengan nilai transaksi Rp 578,356 miliar.

Sementara itu, sepuluh sektor kompak terkulai. Tiga sektor dengan penurunan terbesar antara lain: sektor infrastruktur turun 0,87%, sektor barang konsumen turun 0,6%, dan sektor perdagangan turun 0,6%.

Saham-saham indeks LQ 45 yang menghuni posisi top losers antara lain: PT Siloam International Tbk (SILO) turun 5,09% menjadi Rp 10.725, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) turun 2,97% menjadi Rp 2.940, dan PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) turun 3,36% menjadi Rp 575.

Sedangkan di posisi top gainers indeks LQ 45, terdapat saham-saham: PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) naik 0,78% menjadi Rp 258, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) turun 0,75% menjadi Rp 6.725, dan PT Hanson International Tbk (MYRX) naik 0,64% menjadi Rp 158.

"Kami menduga sentimen investor tetap lemah hari ini," ujar Kepala Riset Daewoo Securities Taye Shim. Dia menilai, ada beberapa faktor yang menyebabkan indeks tertekan hari ini.

Pertama, investor asing terus melakukan aksi net sell untuk tiga sesi berturut-turut. Kedua, harga minyak melorot 3,6% menjadi US$ 44,7 miliar.

"Ketiga, investor melanjutkan aksi wait-and-see menjelang laporan tenaga kerja AS hari Jumat," paparnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×