kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.614.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Yen Jepang melemah


Selasa, 12 November 2013 / 07:49 WIB
ILUSTRASI. Dapatkan cashback 50% saat membeli paket data Telkomsel dengan ShopeePay.


Reporter: Dina Farisah | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Yen Jepang tertekan terhadap sejumlah mata uang utama dunia. Sepinya sentimen positif bagi yen terangkat membuat valuta asing ini tidak bertenaga.

Mengutip Bloomberg, Senin (11/11) pukul 17.00 WIB, pasangan USD/JPY naik tipis 0,03% menjadi 99,08 dibanding akhir pekan lalu. Pairing EUR/JPY juga mencatatkan kenaikan 0,17% menjadi 132,65. Namun, pasangan AUD/JPY turun 0,17% menjadi 92,798.

Daru Wibisono, analis Monex Investindo Futures mengatakan, pada pasangan USD/JPY, dollar AS terangkat oleh data-data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang positif. Data produk domestik bruto (PDB) AS pada kuartal III-2013 menunjukkan perbaikan menjadi 2,8% dibanding kuartal sebelumnya yang sebesar 2,5%.

Selain itu, data ketenagakerjaan AS juga meningkat menjadi 204.000 pekerja baru di Oktober dibanding bulan sebelumnya yang sebanyak 163.000 pekerja. "Sementara belum ada sentimen dari Jepang yang dapat menopang laju yen," kata Daru.

Pada pasangan EUR/JPY,  analis SoeGee Futures, Nanang Wahyudin menuturkan, kenaikan pasangan ini masih terbatas. Sebab, data-data ekonomi di zona euro tidak cukup kuat mengangkat euro. PDB negara-negara di zona euro melambat dari 0,3% pada kuartal II-2013 menjadi 0,2% pada kuartal III-2013. “Bank Sentral Eropa juga baru memangkas suku bunga 25 basis poin menjadi 0,25%. Hal ini memberikan tekanan terhadap euro,” jelas Nanang.

Analis Megagrowth Futures, Wahyu Tribowo Laksono menjelaskan, pergerakan AUD/JPY belakangan relatif menguat. Ketika berada di posisi puncak, pasangan valas ini terkoreksi. "Dalam jangka pendek, pasangan ini rentan koreksi," ujar Wahyu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×