kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Wall Street memerah karena ancaman default Yunani


Kamis, 16 Februari 2012 / 06:01 WIB
ILUSTRASI. Antrean nasabah di kantor cabang Bank Mandiri, Tangerang Selatan./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo.


Reporter: , | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Wall Street memerah pada penutupan tadi malam. Pada pukul 16.00 waktu New York, indeks Standard & Poor's turun 0,5% menjadi 1.343,23. Padahal, pada transaksi sebelumnya, indeks acuan AS ini sempat naik 0,4%. Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,7% menjadi 12.780,95.

Saham-saham berkapitalisasi besar dilanda aksi jual. Beberapa di antaranya yakni: Apple Inc yang turun 2,3%, CSX Corp turun 2,8%, dan Union Pacific Corp turun 2,8%. Sementara itu, secara sektoral, sektor industri mencatatkan penurunan terbesar di antara sektor lainnya.

Faktor yang mempengaruhi pergerakan bursa AS kali ini adalah kecemasan investor bahwa Yunani akan default atas utangnya. Selain itu, the Federal Reserve mengungkapkan bahwa ada dua kubu di pemerintah terkait rencana pembelian aset.

"Penentu kebijakan di Eropa hanya terus berupaya untuk menunda situasi di Yunani. Apa yang menghantui semua orang adalah jika ditunda terlalu lama, akan menyebabkan masalah yang lain. Kita terpenjara dengan isu ini," jelas Peter Sorrentino, fund manager Huntington Asset Advisors di Cincinnati.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×