kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.190
  • SUN98,94 0,36%
  • EMAS612.058 -0,16%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Tiga Pilar akan produksi minuman Capri-Sun

Rabu, 20 Desember 2017 / 11:00 WIB

Tiga Pilar akan produksi minuman Capri-Sun

Wartawan menghadiri jumpa pers yang dilakukan oleh PT Tiga Pilar Sejahtera Food TBK terkait PT Induk Beras Unggul (IBU) pada kasus Beras Oplosan di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (25/7). Dalam keterangannya, PT Tiga Pilar Sejahtera Food TBK sebagai induk dari PT IBU menjelaskan bahwa pihaknya tidak melakukan kesalahan dalam kasus dugaan kecurangan penjualan beras seperti yang disangkakan Kementerian Pertanian dan kepolisian. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww/17.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kehilangan bisnis beras tak membuat PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk patah arang. Bulan Januari atau Februari 2018 nanti, perusahaan tersebut menjadwalkan operasional pabrik minuman Capri-Sun di Karanganyar, Jawa Tengah.

Capri-Sun bukan rencana bisnis mendadak. Tiga Pilar melalui PT Poly Meditra Indonesia sudah meneken kerja sama dengan sang pemilik merek asal Jerman, yakni Capri Sun AG, sejak tahun 2015.

Namun kedua perusahaan baru akan membicarakan biaya lisensi lima tahun setelah penandatanganan kesepakatan atau tiga tahun pasca pabrik beroperasi. "Kami mendapatkan deal yang sangat baik sekali, lima tahun pertama free license dan kami mendapatkan support untuk advertising," ujar Hendra Adisubrata, Chief Executive Officer Food PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk, saat paparan publik, Selasa (19/12).

Adapun lokasi pabrik Capri-Sun di Karanganyar berdekatan pabrik Tiga Pilar yang lain. Perusahaan yang tercatat dengan kode saham AISA di Bursa Efek Indonesia tersebut menggelontorkan dana investasi Rp 128 miliar.

Pabrik Capri-Sun berkapasitas 12.000 pouch per jam dengan target utilitas produksi 70%. Tahun 2020 nanti, kapasitas pabrik bakal membesar karena Tiga Pilar akan menambah lini produksi.

Meski rencana operasional pabrik tinggal selangkah lagi, Tiga Pilar belum menetapkan target kontribusi bisnis Capri-Sun. Pasalnya, mereka belum memutuskan harga persis per kemasan. Sementara ini, mereka menyodorkan rentang harga jual Rp 5.500–Rp 6.000 per pouch Capri-Sun.

Kompensasi beras

Selain menambah produk baru, Tiga Pilar juga merilis varian baru dari produk lama. Sepanjang tahun ini saja, ada 11 varian produk baru. Perinciannya, empat varian produk beras dan tujuh makanan ringan dan mi.

Meskipun masih lebih banyak merilis varian produk non beras, Tiga Pilar mengaku tak serta-merta bisnis beras bisa tergantikan. Sebagaimana diketahui, rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) November 2017 menyepakati divestasi seluruh saham Tiga Pilar dalam PT Dunia Pangan, anak perusahaan yang berbisnis beras.

Sjambirie Lioe, Finance Coordinator PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk mengatakan, potensi pendapatan yang hilang dari bisnis beras sekitar Rp 2 triliun. "Butuh waktu yang cukup lama untuk mengompensasi kehilangan revenue itu," katanya.

Namun demikian, Tiga Pilar tetap percaya diri mampu mengantongi pertumbuhan kinerja tanpa bisnis beras. Perusahaan itu menargetkan kenaikan penjualan antara 10%–15% pada tahun 2018.


Reporter: Petrus Dabu
Editor: Rizki Caturini

EMITEN

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hotel santika premiere Slipi
26 July 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0003 || diagnostic_api_kanan = 0.1807 || diagnostic_web = 3.5067

Close [X]
×