kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.723.000   -27.000   -0,98%
  • USD/IDR 17.784   43,00   0,24%
  • IDX 6.481   74,95   1,17%
  • KOMPAS100 844   10,04   1,20%
  • LQ45 638   5,46   0,86%
  • ISSI 228   3,15   1,40%
  • IDX30 356   2,17   0,61%
  • IDXHIDIV20 434   2,07   0,48%
  • IDX80 96   1,06   1,12%
  • IDXV30 121   0,76   0,64%
  • IDXQ30 113   0,44   0,39%

The Fed targetkan inflasi 2%, Wall Street langsung melaju kencang


Kamis, 27 Agustus 2020 / 21:31 WIB
ILUSTRASI. FILE PHOTO: A pedestrian with a mask walks past of the New York Stock Exchange (NYSE) in New York, U.S., March 18, 2020. REUTERS/Lucas Jackson/File Photo


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Indeks acuan Wall Street melaju pada perdagangan Kamis (27/8). Gubernur Federal Reserve Jerome Powell mengumumkan kebijakan baru bank sentral Amerika Serikat (AS) yang agresif untuk memulihkan angka lapangan kerja dan mengangkat inflasi ke tingkat yang lebih sehat.

Melansir Reuters, pukul 09:58 waktu setempat, Dow Jones Industrial Average naik 259,60 poin atau 0,92% pada 28.591,52. Indeks S&P 500 naik 16,15 poin atau 0,46% menjadi 3.494,88, dan Nasdaq Composite naik 14,89 poin atau 0,13% pada 11.679,95.

Di bawah pendekatan baru, The Fed akan berusaha untuk mencapai inflasi rata-rata 2%, mengimbangi periode di bawah-2% dengan inflasi yang lebih tinggi "untuk beberapa waktu," dan untuk memastikan lapangan kerja tidak kurang dari tingkat maksimumnya.

"Pasar saat ini semua didorong oleh ekspektasi untuk likuiditas The Fed lebih atau kurang," kata Ernesto Ramos, managing director of active equities di BMO Global Asset Management di Chicago.

Baca Juga: Wall Street menguat akibat pernyataan Federal Reserve

"Ketika Anda memiliki pasar yang didorong oleh likuiditas, orang tidak membeli saham sesuai dengan pilar yang mendasari pertumbuhan. Oleh karena itu, ketika likuiditas itu diambil, seluruh rumah kartu runtuh."

Sebelumnya, S&P 500 dan Nasdaq telah naik ke level tertinggi baru, sebagian besar didorong oleh reli saham teknologi pada saat ekonomi AS berjuang dengan penurunan terburuk sejak Great Depression.

Data pada hari Kamis menunjukkan klaim pengangguran mingguan berada di sekitar 1 juta minggu lalu, menunjukkan pemulihan pasar tenaga kerja terhenti.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×