kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.663.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Rupiah tergantung tekanan dari data Amrik


Jumat, 28 Agustus 2015 / 08:05 WIB
Rupiah tergantung tekanan dari data Amrik


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pergerakan rupiah pada hari ini diprediksi masih rentan terkoreksi. Kemarin, rupiah terapresiasi karena sokongan sentimen positif dari dalam negeri. Di pasar spot pada Kamis (27/8), rupiah menguat 1,01% ke level Rp 13.990,2 per dollar Amerika Serikat (AS). Namun berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah turun 0,18% menjadi Rp 14.128.

Trian Fathria, Research and Analyst Divisi Tresuri, PT Bank Negara Indonesia Tbk menjelaskan, ada beberapa faktor yang memicu rupiah menguat di pasar spot, sehingga meninggalkan level Rp 14.000.

Pertama, aksi BI mengintervensi rupiah. Kedua, rencana pemerintah meluncurkan paket kebijakan guna menopang ekonomi dan penambahan cadangan devisa. "Paket ini akan dirilis pekan depan. Strategi ini dapat menguatkan rupiah sehingga pelaku pasar merespons positif," tuturnya. Ketiga, kinerja bursa saham domestik yang kinclong.

Kemarin indeks harga saham gabungan (IHSG) tumbuh 4,55% menjadi 4.430,63. Senada, Ariston Tjendra, Senior Research and Analyst PT Monex Investindo Futures menilai, penguatan rupiah tertopang katalis positif dari kinerja IHSG. "Meredanya kekhawatiran pasar terkait perekonomian China juga mendorong investor masuk ke negara berkembang, termasuk Indonesia," tukasnya.

Ariston menerawang, sentimen positif dari bursa saham domestik akan membuat rupiah melanjutkan penguatannya hari ini. Namun Trian meramalkan hari ini rupiah berpeluang merosot lagi. Sebab, pada Kamis (27/8) malam, AS akan merilis data pendapatan domestik bruto, yakni Prelim GDP kuartal II-2015 yang diprediksi membaik ke level 3,2% dari kuartal sebelumnya 2,3%.

"Kalau ekspektasi ini benar, rupiah bisa melemah lagi," jelasnya.

Prediksi Trian, rupiah hari ini bergerak dalam rentang Rp 13.975-Rp 14.050 per dollar AS. Prediksi Ariston, rupiah bergulir di Rp 13.910-Rp 14.080 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×