kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

Rupiah keok karena spekulasi ekonomi Asia melambat


Senin, 30 Januari 2012 / 11:04 WIB
ILUSTRASI. Kementerian PUPR tengah membangun rusun untuk pemulung, pengemis, dan gelandangan


Reporter: Dupla Kartini, Bloomberg | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Spekulasi melambatnya perekonomian regional memicu rupiah melemah untuk hari yang kedua. Mata uang Garuda tergerus 0,2% ke posisi Rp 9.003 per dollar AS pada pukul 9.47 di Jakarta.

Kekhawatiran atas kondisi perekonomian Asia menyebabkan surutnya permintaan terhadap aset-aset domestik, sehingga otot rupiah pun tergerus. Spekulasi tersebut muncul, seiring lemahnya proyeksi beberapa data ekonomi Asia yang bakal dirilis pekan ini.

Salah satunya, ekspor Indonesia pada Desember lalu yang diprediksi hanya naik 4,1%, lebih rendah dari pencapaian November yang sebesar 8,3%. Ini merupakan kenaikan terkecil sejak September 2009. Pemerintah dijadwalkan merilis data tersebut pada 1 Februari. Selain itu, pertumbuhan manufaktur China diprediksi terkontraksi pada bulan ini.

Taufan Tito, trader valas dari Bank Rakyat Indonesia menuturkan, bank sentral tidak ingin rupiah melemah terlalu dalam, yang bisa menambah masalah pada inflasi. "Untuk saat ini, rupiah cenderung mendekati level 8.900 dibanding level 8.500. Ini memicu kekhawatiran adanya perlambatan ekonomi," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×