kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.666
  • SUN103,52 -0,01%
  • EMAS601.968 0,67%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Prospek industri forex tumbuh 5% per tahun

Jumat, 28 Februari 2014 / 18:59 WIB

Prospek industri forex tumbuh 5% per tahun
Berita Terkait

CISARUA. Industri pasar trading valuta asing atau lebih dikenal dengan istilah foreign exchange (forex) terus mengalami pertumbuhan dari tahun ke tahun. Hal ini didukung oleh tumbuhnya masyarakat kelas menengah.

Rizki Bastari, Head of Marketing Executive and Investor Relation PT Askap Futures mengatakan, nilai transaksi forex interbank di Indonesia jumlahnya mencapai US$ 400 juta-US$ 500 juta per hari.

Sementara transaksi forex offshore mencapai US$ 2 miliar per hari. Saat ini, di Indonesia terdapat 350.000–400.000 akun trader forex. Adapun jumlah trader forex yang aktif mencapai 75.000 dengan volume trading mencapai 750 juta lo–1,25 miliar lot (unit transaksi) per hari.

“Tren yang ada memperlihatkan bahwa pertumbuhan pasar forex akan mencapai 5% year on year dalam 5 tahun ke depan,” ujar Rizki.

Laporan McKinsey & Co menyebutkan, jumlah consuming class Indonesia berpotensi melejit hingga mencapai 135 juta orang dalam 17 tahun mendatang.

Kondisi ini membuka peluang bagi orang kaya baru tersebut  untuk mencari lahan baru menginvestasikan uangnya. Adapun salah satu bidang yang akan dilirik adalah trading forex.

Hal lain yang mendukung industri forex, lanjut Rizki, yaitu diberlakukannya aturan mini lot oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) pada Desember 2013.

Hadirnya satuan mini lot ini membuat investasi forex semakin menarik. Sebab, investor dapat memulai berinvestasi dengan modal awal Rp 5 juta.

Meski demikian, transaksi forex juga masih memiliki kelemahan. Saat ini, investor belum dibekali penjelasan memadai mengenai pemasaran instrumen forex.

Kondisi ini tercermin dari berbagai iklan forex trading di berbagai media online yang menekankan pada kecepatan transaksi dan juga keuntungan semata, tanpa ada penjelasan sama sekali soal risikonya. “Prinsip utama adalah jangan  tergiur dengan janji fixed income,” pungkas Rizki.


Reporter: Dina Farisah
Editor: Asnil Bambani Amri
Berita terbaru Investasi

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hotel Santika Premiere Hayam Wuruk
21 March 2018 - 22 March 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy