kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

PJAA bidik utang baru sampai Rp 500 miliar


Selasa, 21 Juni 2016 / 10:00 WIB


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) berencana mencari sumber pendanaan eksternal. Perseroan ingin mendanai sebagian rencana ekspansi tahun ini. "Kami ada rencana (menerbitkan) obligasi," ujar Direktur Properti dan Keuangan PJAA kepada KONTAN, Senin (20/6).

Tapi, rencana penerbitan obligasi masih fleksibel. Yang pasti, instrumennya berupa utang. Skema bisa obligasi atau pinjaman perbankan. "Ini yang sedang kami pertimbangkan, mana yang terbaik," tambah  Sekretaris Perusahaan PJAA Ellen Gaby Tulangow.

Dari aksi korporasi ini, manajemen PJAA membidik dana antara Rp 300 miliar - Rp 500 miliar. Pendanaan eksternal itu akan dieksekusi pada semester kedua nanti.

PJAA akan memakai sebagian besar dana tersebut untuk menyokong ekspansi pada tahun ini, bukan refinancing. "Memang ada utang obligasi, tapi jatuh temponya masih 2017 nanti," ungkap Ellen.

Surat utang yang dimaksud adalah Obligasi II PJAA Tahun  2012 Seri B senilai Rp 200 miliar. Obligasi ini kembali meraih rating idAA- dari Pefindo. Tahun ini, PJAA membutuhkan dana Rp 2,5 triliun untuk investasi atas sejumlah proyek.

Satu proyek bernama Oseana. Proyek ini sudah bergulir, yang ditandai groundbreaking alias penanaman tiang pancang beberapa waktu lalu. Proyek kondominium seluas 1,5 hektare (ha) itu berada di atas lahan reklamasi. Nilai investasi proyek Rp 1,3 triliun.




TERBARU

[X]
×