kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Pinnacle Indonesia Bond Fund torehkan return 11%

Rabu, 08 November 2017 / 19:45 WIB

Pinnacle Indonesia Bond Fund torehkan return 11%

Sejumlah warga mengambil bantuan pangan non tunai (BPNT) berupa beras dan gula pasir di E-Warong Sanjaya, Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri, Jawa Timur, Kamis (8/6). Bantuan berupa beras seberat 20 kg dan gula pasir seberat 4 kg yang diterima oleh masing-masing keluarga pra sejahtera tersebut merupakan penyaluran tahap II tahun 2017. ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/pd/17

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meski rata-rata kinerja reksadana pendapatan tetap baru satu digit, namun produk Pinnacle Indonesia Bond Fund mampu membukukan return dobel digit.

Reksadana pendapatan tetap besutan PT Pinnacle Persada Investama (Pinnacle Investment) ini membukukan return sebesar 11,12% year to date (ytd) per 6 November 2017.

Produk yang meluncur sejak November 2016 iniberhasil mengungguli kinerja rata-rata reksadana pendapatan tetap. Asal tahu saja, kinerja reksadana pendapatan tetap yang tercermin pada Infovesta Fixed Income Fund Index hanya 8,71% pada periode yang sama.

Bahkan, kinerja Pinnacle Indonesia Bond Fund mengungguli indeks kinerja reksadana saham yang mencapai 6,85%.

Direktur Pinnacle Investment Indra Muharam menjelaskan, kunci dari kinerja reksadana ini adalah pemilihan obligasi dengan tenor rata-rata menengah-panjang yang memberikan fleksibilitas lebih baik. "Tergantung kinerja SUN, yang kami pilih paling minim risiko dan likuiditasnya besar," jelas Indra, hari ini.

Saat ini, portofolio reksadana ini berupa obligasi pemerintah, antara lain seri FR0056, FR0059, FR0061, FR0070 dan FR0073.  Porsi aset obligasi mencapai 91,3%. Sedangkan, 8,7% dana kelolaan diputar pada deposito bank BUKU II dan BUKU III.

Sejauh ini, dana kelolaan Pinnacle Indonesia Bond Fund sebesar Rp 90 miliar. Indra menargetkan, kelolaan produk ini akan mencapai Rp 100 miliar pada penghujung tahun ini.

Prediksi Indra, reksadana ini akan memberikan imbal hasil konstan 2%-3% di atas indeks hingga akhir tahun ini.

Head of Investment Research Infovesta Utama Wawan Hendrayana menilai, kinerja yang tergolong tinggi karena faktor pemilihan SUN yang menjadi portofolio. Surat utang fixed rate bertenor panjang membuat pergerakannya cukup stabil.

"Kinerja mereka lebih tinggi dari reksadana saham, ini didukung oleh seri SUN tenor panjang, jadi secara prospek pasti bagus," jelas Wawan.
 


Reporter: Tane Hadiyantono
Editor: Dupla Kartini

INVESTASI REKSADANA

Komentar
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = || diagnostic_web = 0.3676

Close [X]
×