INVESTASI
Berita
Pemerintah segera terbitkan ORI 008

PENERBITAN SURAT UTANG

Pemerintah segera terbitkan ORI 008


Telah dibaca sebanyak 4218 kali
Pemerintah segera terbitkan ORI 008

JAKARTA. Setelah sempat tertunda, pemerintah akhirnya memutuskan menerbitkan Obligasi Negara Ritel seri 008 (ORI 008) pada 26 Oktober mendatang. Pemerintah mematok kupon bunga indikatif sebesar 7,25% hingga 7,375%.

Pemerintah belum memutuskan seberapa besar target penyerapan ORI 008 ini. Namun, Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan Rahmat Waluyanto mengatakan, penyerapannya tidak berbeda jauh dengan ORI 007 yang sebesar Rp 8 triliun.

"Targetnya tergantung daya serap pasar. Nanti minat investor domestik berapa akan kami pertimbangkan dengan kebutuhan kas kami. Mungkin akhir bulan ini baru terlihat besarnya target," ujar Rahmat, Senin (3/10).

Masa penawaran ORI 008 bertenor tiga tahun ini akan berlangsung 7 Oktober hingga 21 Oktober mendatang. Sementara, masa penjatahan dilakukan pada 24 Oktober mendatang.

Pada 5 Oktober nanti, pemerintah akan menetapkan tingkat kupon ORI 008. "Untuk penetapan kupon nanti kami akan negosiasi dengan penjual," kata Rahmat.

Direktur Trimegah Securities Karman Pamurahardjo mengatakan, sebelumnya seluruh perusahaan sekuritas mengajukan kupon bunga sebesar 7,25% hingga 8%. Menurutnya, besaran itu berasal dari pasar rata-rata. Trimegah sendiri mengajukan imbal hasil sekitar 7,25% hingga 7,75% ke pemerintah.

Dengan kupon indikatif pemerintah yang sekitar 7,25% hingga 7,375%, Karman memprediksi permintaan ORI dari investor masih akan banyak. "Demandnya lumayan. Untuk bunganya memang sedang turun," tegasnya.

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) selaku agen penjual menargetkan penjualan ORI 008 berkisar Rp 500 miliar hingga Rp 600 miliar. Head of Treasury PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Branko Windoe mengaku sebelumnya telah mengajukan imbal hasil sekitar 7% hingga 7,25%. "Permintaan tersebut mempertimbangkan yield di pasar untuk instrumen investasi yang sejenis. Kami juga mempertimbangkan situasi global yang belum kondusif, ujar dia.

Analis Obligasi NC Securities I Made Adi Saputra menilai ORI 008 memiliki prospek yang bagus. Dia menduga, penawaran yang masuk akan berada di kisaran Rp 6 triliun hingga Rp 8 triliun. "Asal kupon yang diberikan masih diatas depositor, investor ritel akan banyak membeli," ujarnya.

Editor: Edy Can
Telah dibaca sebanyak 4218 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Simak sektor mana saja yang prospektif!

    +

    Sejak awal tahun hingga 22 September 2014, saham-saham sektor perbankan memberikan return terbesar.

    Baca lebih detail..

  • Meramal gerak IHSG setelah rekor

    +

    Analis berbeda pendapat soal prospek kinerja IHSG ke depannya.

    Baca lebih detail..