kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.946.000   102.000   3,59%
  • USD/IDR 16.790   10,00   0,06%
  • IDX 8.125   2,17   0,03%
  • KOMPAS100 1.143   5,96   0,52%
  • LQ45 831   7,02   0,85%
  • ISSI 287   -2,20   -0,76%
  • IDX30 433   2,63   0,61%
  • IDXHIDIV20 519   3,95   0,77%
  • IDX80 128   1,02   0,80%
  • IDXV30 141   0,55   0,39%
  • IDXQ30 140   0,52   0,38%

Pembukaan pagi, IHSG langsung berlari kencang


Rabu, 25 Mei 2016 / 09:22 WIB
Pembukaan pagi, IHSG langsung berlari kencang


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung melesat tinggi, Rabu (25/5). Mengutip data RTI, pada pukul 09.11 WIB, IHSG mencatatkan kenaikan sebesar 0,91% menjadi 4.753,78.

Ada 148 saham yang terbang. Sementara, jumlah saham yang turun sebanyak 15 saham dan 51 saham lainnya diam di tempat.

Volume transaksi perdagangan pagi ini melibatkan 509,918 juta saham dengan nilai transaksi Rp 416,540 miliar.

Secara sektoral, tak ada satu pun sektor yang memerah. Adapun tiga sektor dengan kenaikan terbesar di antaranya yakni: sektor pertambangan naik 1,25%, sektor barang konsumen naik 1,16%, dan sektor manufaktur naik 1,07%.

Saham-saham penghuni posisi top gainers indeks LQ 45 pagi ini di antaranya: PT Surya Media Citra Tbk (SCMA) naik 4,57% menjadi Rp 3.430, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) naik 3,03% menjadi Rp 680, dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik 2,15% menjadi Rp 2.350.

Sementara itu, posisi top losers indeks LQ 45 dihuni oleh: PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) turun 1,36% menjadi Rp 2.180, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) turun 1,13% menjadi Rp 1.315, dan PT Hanson International Tbk (MYRX) turun 0,65% menjadi Rp 765.

Bursa Asia pun rebound

Pergerakan IHSG mengekor laju bursa Asia yang rebound dari posisi terendahnya dalam tujuh pekan terakhir, Rabu (25/5). Mengutip data Bloomberg, pada pukul 09.03 waktu Tokyo, indeks MSCI Asia Pacific melaju 0,8%.

Sementara itu, indeks Topix Jepang naik 1,6% seiring posisi yen yang diperdagangkan di level 110,15 per dollar AS. Pada Selasa kemarin, yen melemah hingga 0,7%.

Yen tak berdaya setelah data penjualan rumah AS pada April lalu melonjak ke posisi tertingginya dalam delapan tahun terakhir. Data ini yang menyebabkan dollar semakin perkasa.

Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,6%, indeks S&P/NZX 50 Selandia Baru naik 0,4%, dan indeks Kospi Korea Selatan naik 0,8%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×