kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.616
  • SUN103,52 -0,01%
  • EMAS601.968 -0,33%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Pasar koreksi, IPO di bursa diyakini masih tetap prospektif

Selasa, 06 Februari 2018 / 23:48 WIB

Pasar koreksi, IPO di bursa diyakini masih tetap prospektif
ILUSTRASI. Logo Bursa Efek Indonesia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat anjlok lebih dari 2% pada sesi I perdagangan Selasa (6/2). Beruntung, hingga penutupan perdagangan sesi II penurunan mulai tertahan sehingga indeks hanya kehilangan 111 poin atau setara 1,69% ke level Rp 6.478,54.

Anjloknya indeks berbarengan dengan sejumlah nama calon emiten yang bakal mencatatkan sahamnya (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Setidaknya ada sekitar 10 calon emiten yang bakal listing semester I tahun ini dan menggunakan buku Desember sebagai dasar valuasinya.

Meski demikian, pasar yang terkoreksi cukup dalam hari ini tak mengurangi prospek perhelatan initial public offering (IPO) yang akan berjalan. "Kondisi pasar primer dan sekunder itu dua hal yang berbeda," ujar Kepala Riset Ekuator Swarna Sekuritas David Sutyanto kepada Kontan.co.id, Selasa (6/2).

Penurunan yang terjadi di pasar sekunder, sedangkan IPO fokus di pasar primer. Di pasar primer, valuasi calon emiten dititik beratkan pada fundamental emiten, tanpa mempertimbangkan kemampuan pergerakan saham atau kondisi pasar sekunder.

Porsi IPO juga jadi faktor yang cukup mempengaruhi di pasar ini. Secara umum, porsi di atas Rp 250 miliar bakal banyak diincar oleh investor institusi. Sebab, dengan porsi tersebut, mereka berpeluang lebih besar untuk menyerap saham baru lebih banyak.

"Tapi memang tidak ada patokan porsi khusus karena setiap bisnis punya kebutuhan dana yang berbeda," jelas analis Artha Sekuritas Frederik Rasali.

Jika sudah masuk ke pasar sekunder, barulah mekanisme pasar sangat mempengaruhi. Kendati demikian, kondisi pasar sekunder yang seperti hari ini (6/2) masih bisa dikompensasi dengan valuasi saham, salah satunya menawarkan price earning ratio (PER) yang lebih murah.

"Pricing sangat penting. Yang tak kalah penting juga komunikasi dari emiten. Harus ada cerita supaya sahamnya juga likuid di pasar sekunder," jelas David.

 

 


Reporter Dityasa H Forddanta
Editor : Rizki Caturini

INITIAL PUBLIC OFFERING (IPO)

Berita terbaru Investasi

Tag
Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hotel Santika Hayam Wuruk
07 March 2018 - 08 March 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy
Close [X]