: WIB    —   
indikator  I  

Mengintip DIRE dari Bowsprit Asset Management

Mengintip DIRE dari Bowsprit Asset Management

PT Bowsprit Asset Management Berencana Luncurkan DIRE Perdana

JAKARTA. PT Bowsprit Asset Management berencana melakukan penawaran umum perdana Dana Investasi Real Estate (DIRE). Investasi yang bertajuk DIRE Bowsprit Commercial and Infrastructure ini ditargetkan akan listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 23 Februari 2017.

Angi Lim, Presiden Direktur PT Bowsprit Asset Management mengatakan target dana kelolaan awal sebesar Rp2,45 triliun. Sedangkan, dalam dua tahun Angi memperkirakan dana kelolaan akan bertambah dan dapat mencapai Rp10 triliun.

Instrumen ini ditawarkan dengan nilai NAV awal Rp100 per unit pernyataan. Dengan demikian, total unit penyertaan yang ditawarkan sebanyak 24,5 miliar. Namun, Angi mengatakan nilai NAV selanjutnya akan tergantung pada kenaikan harga property dan underlying aset lainnya.

Untuk tahap awal Angi menjelaskan portofolio investasi ini akan ditaruh 100% di properti dalam bentuk empat gedung perkantoran dan satu gedung pergudangan atau distribution center (DC). Ada pun aset yang Bowsprit miliki adalah Gedung Berita Satu Plaza di Jl. Gatot Subroto Jakarta, Life Tower di Jl. HR Rasuna Said Jakarta, Menara Matahari dan Menara Asia di Karawaci-Tangerang, serta DC Balaraja di Balaraja-Tangerang.

PT Bowsprit mengelompokkan imbal hasil DIRE ke dalam dua bentuk komponen. “Dividen tunai 8,75% per tahun dan kenaikan harga property sekitar 10% per tahun, jadi target return DIRE kami sekitar 18% per tahun,” kata Angi.

Meski instrumen investasi ini tergolong baru di Indonesia, Angi mengatakan sudah ada beberapa investor yang sudah menyatakan minat untuk berinvestasi DIRE di PT Bowsprit Asset Management sejak awal. “Investor akan memberikan nomimal investasi jika menjelang penutupan penawaran umum di Februari 2017,” kata Angi.

Agar investasi DIRE semakin dikenal masyarakat Indonesia, hal ini menjadi tantangan bagi PT Bowsprit Asset Management untuk melakukan sosialisasi dan product knowledge ke calon investor.

Anda tertarik mencoba investasi di instrument baru ini? PT Bowsprit Asset Management menetapkan investasi awal sebesar Rp1 miliar bagi investor institusi sedang investor ritel sebesar Rp100 juta. “Kami juga sedang mempertimbangkan investasi awal yang lebih kecil untuk menjangkau lebih banyak investor ritel,” kata Angi.


Reporter Danielisa Putriadita
Editor Yudho Winarto

INVESTASI REKSADANA

Feedback   ↑ x
Close [X]