kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.831.000   -26.000   -0,91%
  • USD/IDR 17.055   55,00   0,32%
  • IDX 6.989   -37,36   -0,53%
  • KOMPAS100 965   -5,89   -0,61%
  • LQ45 708   -6,82   -0,95%
  • ISSI 250   -1,40   -0,56%
  • IDX30 388   -0,50   -0,13%
  • IDXHIDIV20 481   -1,39   -0,29%
  • IDX80 109   -0,72   -0,66%
  • IDXV30 133   -0,62   -0,46%
  • IDXQ30 126   -0,40   -0,32%

Lonjakan harga komoditas pacu reli ANTM dan TINS


Rabu, 22 Februari 2012 / 11:21 WIB
ILUSTRASI. INFLASI.KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Dupla Kartini, Bloomberg | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Mayoritas saham pertambangan masih mampu melaju di tengah koreksi yang menimpa semua sektor saham di Bursa Efek Indonesia. Hal itu tercermin dari sektor pertambangan yang masih menguat 0,48% pada pukul 11.17 di Jakarta, sementara Indeks Harga Saham Gabungan tergerus sebesar 0,37%.

Reli saham-saham tambang tak terlepas dari kenaikan tajam harga komoditas tambang dunia. Misalnya, saham produsen nikel terbesar kedua di Indonesia, ANTM, yang naik 0,51% ke level Rp 1.990 per saham pada pukul 11.17 di Jakarta. Lalu, saham produsen timah terbesar di tanah air, PT Timah Tbk (TINS) yang melaju 1,52% ke Rp 2.000 per saham.

Kemarin, harga nikel di London naik sebesar 2,9% menjadi US$ 20.230 per metrik ton. Sementara, harga timah reli 2,9% ke posisi US$ 24.190 per ton.

Adapun, broker yang paling banyak mengoleksi saham ANTM, yaitu Merrill Lynch Indonesia mencapai Rp 4,14 miliar, dan OSK Nusadana Securities senilai Rp 3,04 miliar. Sedangkan, CIMB Securities Indonesia paling banyak membeli saham TINS, yaitu mencapai Rp 4,81 milair. Disusul, Valbury Asia Securities sejumlah Rp 3,02 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×