kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Inflasi dan penjualan ritel Inggris naik, poundsterling menguat terhadap yen


Kamis, 18 Juli 2019 / 20:46 WIB
Inflasi dan penjualan ritel Inggris naik, poundsterling menguat terhadap yen


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Data ekonomi Inggris menghijau meski persoalan Brexit belum usai. Pergerakan poundsterling pun menguat terhadap yen. Mengutip Bloomberg di pasar spot, pasangan mata uang GBP/JPY tercatat naik 0,27% ke 134,576. 

Analis Astronacci International Anthonius Edyson mengatakan, data ekonomi Inggris berhasil menyokong minat investor pada poundsterling. Kamis (17/7), tingkat inflasi tahunan Inggris stabil di 2% untuk periode Juni 2019 dan sesuai dengan ekspektasi. 

Data ekonomi Inggris kembali positif, Jumat (18/7) data penjualan ritel di periode Juli 2019 tercatat naik 1% melebihi ekspektasi pasar yang turun 0,3% dan data sebelumnya yang turun 0,6%. 

Sementara, yen tak kuat menahan tekanan dari penguatan poundsterling. "Data ekspor Jepang yang kembali menurun direspons negatif oleh pelaku pasar," kata Edyson, Kamis (18/7). 

Mengutip Reuters, Departemen Keuangan Jepang melaporkan angka ekspor Juni turun 6,7% dari tahun sebelumnya. Penurunan ekspor ini terseret oleh penurunan penjualan kapal tanker, suku cadang mobil China dan pipa baja.

Secara teknikal, Edyson menganalisis ada peluang pasangan mata uang GBP/JPY kembali naik ke area resistance terdekat sebagai bentuk koreksi dari tren bearish sebelum melanjutkan tren. 

Edyson merekomendasikan sell on strength untuk pairing ini dengan rentang support 132,35-133,91 dan resistance 137,90-139,08. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×