: WIB    —   
indikator  I  

IHSG diprediksi menguat, ini saham pilihan besok

IHSG diprediksi menguat, ini saham pilihan besok

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. IHSG berhasil ditutup menguat 0,58% di level 6035,51 pada 6 Desember 2017. Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama dan kedua berada pada level 6.009,62 dan 5.983,73. Sementara itu, resistance pertama dan kedua berada pada level 6.052,87 dan 6.070,22

Berdasarkan indikator daily MACD terlihat membentuk pola dead cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI masih berada di area netral. Saat ini, terlihat pola bullish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakan indeks saham.

"Dengan demikian, IHSG akan berpotensi menuju ke area resistance pada level 6053 dan 6070," terang Muhammad Nafan Aji, Analis Binaartha Parama Sekuritas dalam riset yang diterima Kontan.co.id, Rabu (6/12).

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:

1. PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST), Daily (254) (RoE: 10.15%; PER: 6.41x; PBV: 0.65x; Beta: 2.6). Saat ini, adapun indikator RSI sudah jenuh jual dan terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Buy on Weakness” pada area level 248 – 252, dengan target harga secara bertahap di level 270, 302 dan 324. Support: 240.

2. PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), Daily (1.590) (RoE: 11.27%; PER: 9.94x; PBV: 1.12x; Beta: 2.09). Saat ini, terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Selain itu, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger. “Akumulasi Beli” pada area level 1.580 – 1.590, dengan target harga secara bertahap di level 1.645, 1.775, 1.830 and 2.065. Support: 1.550.

3. PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk (DSFI), Daily (109) (RoE: 7.04%; PER: 18.45x; PBV: 1.27x; Beta: 1.53). Saat ini, terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Selain itu, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger. “Buy on Weakness” pada area level 106 - 108, dengan target harga secara bertahap di level 117, 125, 134 dan 142. Support: 100.

4. PT Harum Energy Tbk (HRUM), Daily (2.020) (RoE: 11.10%; PER: 9.29; PBV: 1.03x; Beta: 0.62). Saat ini, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Selain itu, indikator RSI menunjukkan jenuh jual. “Buy on Weakness” pada level 1.970 – 2.010, dengan target harga secara bertahap di level 2.120, 2.290, 2.400, 2.510 dan 2.750. Support: 1.970 & 1.930.

5. PT Jasa Marga Tbk (JSMR), Daily (6.275) (RoE: 12.21%; PER: 20.64x; PBV: 2.50x; Beta: 0.98). Saat ini, terlihat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 6.150 - 6.275, dengan target harga secara bertahap di level 6.500 dan 6.750. Support: 6.050.

6. PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF), Daily (10.100) (RoE: 86.40%; PER: 14.50x; PBV: 12.69x; Beta: 2.03). Saat ini, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 9.800 – 10.100, dengan target harga secara bertahap di level 10.625 dan 11.675. Support: 9.775 & 9.175.

 


Reporter Dede Suprayitno
Editor Sanny Cicilia

IHSG

Feedback   ↑ x
Close [X]