kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.710.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.876   93,00   0,52%
  • IDX 6.268   -97,49   -1,53%
  • KOMPAS100 822   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,34   -1,31%
  • ISSI 217   -4,16   -1,89%
  • IDX30 351   -4,37   -1,23%
  • IDXHIDIV20 429   -5,35   -1,23%
  • IDX80 94   -1,42   -1,49%
  • IDXV30 118   -1,74   -1,46%
  • IDXQ30 112   -1,22   -1,08%

Harga WTI tergerus ke level terendah 22 bulan


Selasa, 14 Oktober 2014 / 10:14 WIB
ILUSTRASI. Manfaat Mengonsumsi Nangka


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Harga kontrak minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) masih melanjutkan penurunan hingga ke level terendah dalam 22 bulan pada hari ini (14/10). Data Bloomberg menunjukkan, pagi tadi, harga kontrak minyak jenis WTI untuk pengantaran November turun sebesar 91 sen menjadi US$ 84,83 per barel di New York Mercantile Exchange. Pada pukul 13.39 waktu Sydney, harga kontrak yang sama berada di posisi US$ 85,10 per barel.

Kemarin, harga kontrak minyak turun 8 sen menjadi US$ 85,74 per barel. Ini merupakan level terendah sejak Desember 2012.

Penurunan harga minyak terjadi di tengah spekulasi bahwa kenaikan cadangan minyak AS sudah terlampau tinggi. Hal ini yang kemudian memicu harga minyak jatuh ke pasar bearish.

Sekadar tambahan informasi saja, hasil survei Bloomberg menunjukkan bahwa cadangan minyak kemungkinan akan naik sebesar 2,5 juta barel pada pekan lalu menjadi 364,2 juta. Ini akan menjadi cadangan minyak terbesar dalam dua bulan terakhir. Energy Information Administration akan merilis data cadangan minyak pada 16 Oktober mendatang.

"Saat ini, terserah OPEC apakah akan melakukan sesuatu atau tidak. Sebab, AS tidak akan menurunkan tingkat produksinya. Pasar mencemaskan skenario suplai-permintaan minyak," jelas David Lennox, resource analyst Fat Prophets di Sydney.

Sementara itu, harga kontrak minyak jenis Brent untuk pengantaran November turun sebesar 81 sen atau 0,9% menjadi US$ 88,08 per barel di ICE Futures Europe exchange. Kemarin, harga minyak Brent turun US$ 1,32 menjadi US$ 88,89 per barel. Ini merupakan level terendah sejak Desember 2010.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×