: WIB    —   
indikator  I  

FR0075 masih jadi primadona pasar

FR0075 masih jadi primadona pasar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejak meluncur pada Agustus 2017, pelaku pasar aktif mentransaksikan seri Surat Utang Negara (SUN) FR0075.

Berdasarkan data Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA), FR0075 menjadi seri yang paling banyak ditransaksikan sejak awal November hingga Rabu (29/11). Tercatat seri dengan tenor 20 tahun ini ditransaksikan sebanyak 2.784 kali dengan volume transaksi sebesar Rp 29,65 triliun.

Selanjutnya, disusul seri FR0059 yang ditransaksikan sebanyak 1.284 kali. Namun, seri ini yang memiliki jumlah volume transaksi yang paling banyak mencapai Rp 33,05 triliun. Di urutan ketiga seri yang paling banyak ditransaksikan berikutnya adalah seri FR0072.

Analis Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA) Lili Indarli mengatakan memang seri FR0075 sejak meluncur aktif ditransaksikan di pasar sekunder. FR0075 yang aktif ditransaksikan membuat seri ini jadi memiliki peluang besar untuk menggantikan FR0072 sebagai benchmark atau seri acuan untuk tenor 20 tahun.

Menurut Lili seri ini aktif ditransaksikan karena pasar menganggap kupon yang ditawarkan menarik hingga masa jatuh tempo. "Seri ini meluncur di bulan Agustus disaat tren pasar bullish di level 7,5%," kata Lili, Jumat (1/12).

Lili juga mengatakan aktivitas transaksi obligasi di 2017 obligasi tenor panjanglah yang cenderung lebih ramai ditransaksikan di pasar sekunder. Namun, Lili memprediksikan di 2018 seri tenor pendek yang akan lebih banyak disasar pelaku pasar.

Faktor yang menyebabkan obligasi tenor pendek akan lebih banyak ditransaksikan dari pada obligasi tenor panjang adalah, 2018 memasuki tahun Pilkada serentak. Selain itu rencana kenaikan Fed Fund Rate yang akan naik tiga kali, juga membuat pasar akan lebih banyak menyukai obligasi bertenor pendek.

Tak ketinggalan rencana tappering off berbagai bank sentral seperti Eropa dan Jepang. "Rencana China yang akan membuka pasar finansialnya untuk dimiliki asing hingga 49% juga mempengaruhi," kata Lili.
 


Reporter Danielisa Putriadita
Editor Dessy Rosalina

OBLIGASI

Feedback   ↑ x