kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.316
  • LQ451.100,19   1,30   0.12%
  • SUN106,45 -0,03%
  • EMAS588.852 0,00%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Dua tahun, market cap BEI bisa tembus Rp 10.000 T

Selasa, 09 Januari 2018 / 20:10 WIB

Dua tahun, market cap BEI bisa tembus Rp 10.000 T

Rekor IHSG ----- Papan elektronik perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia Jakarta, Kamis (14/12). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis (14/12) kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah. IHSG naik 0,98% ke posisi 6.113,65. Bursa saham tetap naik meski kemarin, investor asing melakukan aksi jual bersih (net sell) sebesae Rp 137,1 miliar. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/14/12/2017

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Total kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menembus angka Rp 7.000 triliun. Dalam penutupan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa (9/1), kapitalisasi pasar di BEI sebesar Rp 7.093 triliun.

Kapitalisasi pasar terbesar masih dipegang PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) sebesar Rp 572 triliun. Diikuti saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) di angka Rp 550 triliun. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mengekor dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp 436 triliun.

Kapitalisasi pasar yang menanjak tak bisa dipungkiri disumbang dari kenaikan Indeks yang cukup besar di tahun lalu. Pada awal tahun ini pun, indeks masih berada di tren positif setelah mencatatkan kenaikan yang cukup signifikan di tahun lalu.

Aditya Perdana Putra, analis Semesta Indovest bilang, selain kenaikan IHSG yang cukup signifikan, rekor IPO yang terjadi di tahun 2017 turut menyumbang peningkatan kapitalisasi pasar di tahun ini.

Ia menyebut, kapitalisasi pasar kemungkinan akan menanjak dalam waktu beberapa tahun ke depan. "Bahkan jika pertumbuhan IHSG sama dengan yang terjadi pada 2017, dalam dua tahun mendatang, kapitalisasi pasar bisa mencapai Rp 10.000 triliun," kata Aditya, Selasa (9/1). Apalagi ditambah dengan IPO yang cukup ramai di pipeline bursa dalam beberapa waktu belakangan.

Meski kapitalisasi pasar terus menanjak, Aditya menganggap valuasi saham di Indonesia masih cukup murah dengan pertumbuhan ekonomi di Indonesia serta demografis Indonesia yang cukup luas.

Tahun ini, Aditya menduga, kemungkinan IHSG akan naik 12% dengan disokong saham-saham perbankan dan konsumer. IHSG juga masih terus berharap pada saham-saham properti.

Namun sejumlah sentimen patut diwaspadai oleh investor seperti harga minyak dan juga kenaikan tarif dasar listrik. Investor juga harus mewaspadai terkait dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia.


Reporter Elisabet Lisa Listiani Putri
Editor : Dupla Kartini

BURSA EFEK INDONESIA / BEI

Berita terbaru Investasi

TERBARU
MARKET
IHSG
18,23
6.490,90
0.28%
 
US/IDR
13.331
-0,25
 
KONTAN TV
Hotel Santika Premiere Slipi - Jakarta
26 February 2018 - 27 February 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy