kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.304
  • LQ451.124,28   -7,91   -0.70%
  • SUN105,38 -0,17%
  • EMAS590.870 0,52%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Analis: Minyak bullish, kinerja emiten bakal moncer

Jumat, 12 Januari 2018 / 16:49 WIB

Analis: Minyak bullish, kinerja emiten bakal moncer
ILUSTRASI. Pekerja Melakukan Perawatan Kilang di Medco Energi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak dunia dalam tren bullish. Kondisi ini disinyalir dapat memoles kinerja sejumlah emiten, terutama yang bergerak di sektor minyak dan gas.

Mengutip Bloomberg, Jumat (12/1) pukul 12.00 WIB, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) bertengger di US$ 63,62 per barel. Hari sebelumnya, harganya bahkan menembus US$ 63,80 per barel, tertinggi sejak 7 Januari 2015.

Kepala Riset Koneksi Kapital Sekuritas Alfred Nainggolan menilai, tingginya harga minyak tentu akan berpengaruh pada emiten-emiten yang berbisnis di sektor migas. Kontribusi kenaikan harga minyak di awal tahun bisa tergambar pada kinerja emiten pada semester I-2018.

“Kalau harga minyak tetap kuat, sulit mengatakan tidak ada peningkatan marjin,” kata Alfred, Jumat.

Selain emiten di sektor minyak, emiten di bisnis komoditas lain juga mungkin terkerek. Pasalnya, kata Alfred, minyak seolah menjadi induk dari komoditas lainnya. Dengan meningkatnya permintaan minyak, bukan tak mungkin permintaan komoditas lain seperti batubara maupun mineral turut naik.

Namun, kenaikan harga minyak dalam kondisi tertentu bisa menjadi pisau bermata dua. Di satu sisi dapat menguntungkan emiten yang bergerak dalam sektor migas. Namun, jika kenaikan terlampau tinggi, bukan tak mungkin emiten transportasi merasa khawatir.

Meski demikian, posisi harga minyak saat ini meurut Alfred belum banyak berpengaruh ke sektor trasnportasi. Pasalnya, di dalam negeri masih ada ketentuan harga bahan bakar minyak (BBM) dari regulator.

Di sektor migas, Alfred menjagokan saham PT Medco Energi International Tbk (MEDC). Ia mematok target harga Rp 1.190 per saham untuk MEDC. Meski demikian, saat ini, ia merekomendasikan hold saham MEDC, mengingat potensi kenaikan harga yang tinggal 8,6%. Sebagai catatan, pada perdagangan Jumat (12/1) saham MEDC bertengger di harga Rp 1.095 per saham.


Reporter Nisa Dwiresya Putri
Editor : Dupla Kartini

GEJOLAK HARGA MINYAK

Berita terbaru Investasi

Join the discussions
TERBARU
MARKET
IHSG
-19,84
6.615,49
-0.30%
 
US/IDR
13.321
0,02
 
KONTAN TV
Hotel Santika Premiere Slipi - Jakarta
26 February 2018 - 27 February 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy