kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   -10.000   -0,36%
  • USD/IDR 18.030   -170,00   -0,93%
  • IDX 5.747   404,51   7,57%
  • KOMPAS100 759   60,97   8,73%
  • LQ45 569   42,24   8,01%
  • ISSI 197   12,24   6,63%
  • IDX30 323   24,38   8,17%
  • IDXHIDIV20 398   27,88   7,53%
  • IDX80 86   6,64   8,36%
  • IDXV30 108   6,11   5,97%
  • IDXQ30 104   7,83   8,16%

Tiga perusahaan akan IPO di pertengahan 2013


Jumat, 05 April 2013 / 14:06 WIB
ILUSTRASI. Karyawan melintas di dekat layar yang menampilkan pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (8/10/2021). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aww.


Reporter: Dea Chadiza Syafina |

JAKARTA. Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menerima paparan mini (mini public expose) dari tiga calon emiten yang hendak menggelar initial public offering (IPO) di kuartal kedua 2013. Tiga perusahaan itu adalah bank umum Bank Mestika, PT Saratoga Investama Sedaya, dan Semen Baturaja.

Direktur Pengawasan dan Kepatuhan BEI Urip Budhiprasetyo mengungkapkan, Bank Mestika akan IPO di Juni atau Juli mendatang. Hasil IPO bank itu akan digunakan untuk pemegang saham asal Malaysia. "Target dana IPO belum bisa disampaikan," kata Urip di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (5/4).  

Sementara, IPO PT Semen Baturaja menargetkan dana sebesar Rp 1 triliun.  Rencananya IPO Semen Baturaja akan dilakukan pada Juni mendatang. Sebagai catatan, PT Semen Baturaja akan melepas maksimal 35% sahamnya atau setara dengan 2 miliar saham.

Adapun IPO PT Saratoga Investama Sedaya akan dilaksanakan sekitar Mei atau Juni 2013. Urip mengaku belum dapat mengungkapkan persentase saham yang akan dilepas Saratoga dan target dananya.

Ia berkata BEI masih melakukan kajian lebih lanjut terhadap rencana IPO tiga perusahaan tersebut. 

Sebelumnya Presiden Direktur Saratoga Investama Sedaya, Sandiaga Salahudin Uno, mengatakan bahwa dana hasil IPO akan digunakan untuk menyuntikkan modal ke anak usahanya dan investasi baru ke sektor infrastruktur, konsumer, dan pertambangan. Untuk pelaksanaan IPO kali ini, Saratoga menunjuk PT Indo Premier Securities, PT UBS Securities Indonesia dan PT Deutsche Securities Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi (underwriter). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×