kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   -10.000   -0,36%
  • USD/IDR 18.030   -170,00   -0,93%
  • IDX 5.747   404,51   7,57%
  • KOMPAS100 759   60,97   8,73%
  • LQ45 569   42,24   8,01%
  • ISSI 197   12,24   6,63%
  • IDX30 323   24,38   8,17%
  • IDXHIDIV20 398   27,88   7,53%
  • IDX80 86   6,64   8,36%
  • IDXV30 108   6,11   5,97%
  • IDXQ30 104   7,83   8,16%

Tekanan semakin besar, Wall Street akhirnya kalah


Kamis, 14 Juni 2012 / 06:21 WIB
ILUSTRASI. logo maybank


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Tekanan yang melanda Wall Street pada akhir perdagangan semakin besar. Hingga akhirnya, pada pukul 16.00, indeks Standard & Poor's 500 ditutup dengan penurunan 0,7% menjadi 1.314,88. Sementara, indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,6% menjadi 12.496,38.

Sembilan dari sepuluh sektor yang dperdagangkan pada indeks S&P 500 tergerus. Adapun sektor yang turun paling dalam adalah sektor barang konsumen, komoditas, dan industri.

Sejumlah saham yang pergerakannya turut mempengaruhi bursa AS adalah: Home Depot Inc, Caterpillar Inc, dan DuPont Co yang mencatatkan penurunan setidaknya 1,6%. Sedangkan saham Dell Inc berhasil menanjak 2,6% setelah menegaskan akan tetap membagikan dividen.

Beberapa faktor menjadi sentimen negatif untuk Wall Street. Sentimen tersebut yaitu tingkat penjualan ritel yang menurun pada Mei lalu serta meningkatnya kecemasan mengenai krisis Eropa setelah biaya pinjaman di Italia dan Jerman menanjak tinggi.

"Konsumen mulai mempertanyakan validitas dari pemulihan ekonomi global dan mulai membuat strategi untuk masa-masa sulit. Pada saat yang bersamaan, terjadi pengetatan anggaran global. Segala sesuatu memang semakin terlihat buruk," papar Burt White, chief investment officer LPL Financial Corp di Boston.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Berita Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×