Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
SYDNEY. Harga kontrak minyak dunia menuju kenaikan mingguan kedua di New York. Pada pukul 10.35 waktu Sydney, harga kontrak minyak untuk pengantaran September turun 2 sen menjadi US$ 93,34 per barel di New York Mercantile Exchange. Meski demikian, sepanjang tahun ini, harga minyak masih tercatat turun 5,5% sejak awal tahun ini.
Penurunan harga minyak terjadi setelah aplikasi klaim pengangguran AS secara tidak terduga turun sebanyak 6.000 menjadi 361.000 pada pekan yang berakhir 4 Agustus lalu. Hal ini menandakan tengah berlangsungnya proses pemulihan ekonomi AS, negara konsumen minyak terbesar dunia. Sementara, 43 ekonom yang disurvei Bloomberg memprediksi kenaikan menjadi 370.000.
"Situasi tenaga kerja AS semakin stabil. Kemungkinan, guncangan yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir mulai mereda," jelas David Lennox, analis Fat Prophets di Sydney.
Selain itu, kenaikan harga minyak juga dipicu oleh isu badai di Atlantik. Berdasarkan pernyataan National Hurricane Center AS, ada potensi munculnya Badai Tropis Gordon hari ini (10/8) di Atlantik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












