kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Won dan ringgit alami pelemahan paling besar


Selasa, 19 Oktober 2010 / 13:00 WIB
Won dan ringgit alami pelemahan paling besar
ILUSTRASI. Ekawati Prayogo


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Mata uang Asia melemah hari ini. Pelemahan dipimpin oleh won Korea Selatan dan ringgit Malaysia. Keoknya mata uang Asia terkait spekulasi adanya upaya menahan penguatan mata uang regional oleh pemerintah seiring derasnya arus dana asing ke kawasan regional.

Bloomberg-JP Morgan Asia Dollar Index melorot setelah laporan dari Bank Dunia yang bilang bubble atas aset-aset harus dihindari untuk mencegah terjadinya krisis finansial global seperti yang terjadi pada 1997 lalu.

Sementara itu, kemarin, Brazil menaikkan pajak atas investasi obligasi asing untuk kali kedua dalam sebulan. Sedangkan Thailand pada minggu lalu menghilangkan aturan mengenai pengecualian atas biaya-biaya tertentu. Adanya spekulasi pelonggaran kebijakan oleh the Federal Reserve juga turut menarik arus modal dari luar negeri sehingga mendorong penguatan mata uang Asia.

"Kita melihat adanya gelombang pendek di mata uang Asia seiring kecemasan mengenai kebijakan yang bakal memangkas masuknya arus dana asing yang masuk ke kawasan regional. Apalagi setelah dirilisnya berita dari Brazil," jelas Thomas Harr, head of foreign exchange strategy Standard Chartered Plc di Singapura.

Catatan saja, pada pukul 12.40 waktu Seoul, won melemah 0,7% menjadi 1.126,45. Sementara ringgit Malaysia melemah 0,4% menjadi 3,1065, dolar Singapura melemah 0,1% menjadi S$ 1,3033, dan baht Thailand melemah 0,1% menjadi 29,94.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×