kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Waspada tekanan eksternal terhadap rupiah


Senin, 09 November 2015 / 07:18 WIB


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Rupiah rawan tergelincir hari ini. Mata uang Garuda bakal menghadapi tekanan eksternal seiring kinclongnya data ekonomi Paman Sam.

Akhir pekan lalu (6/11), di pasar spot, rupiah terpeleset 0,16% ke Rp 13.564 per dollar AS. Sementara, kurs tengah Bank Indonesia (BI) mencatat, rupiah masih menguat 0,38% ke Rp 13.550 per dollar AS.

Analis SoeGee Futures Nizar Hilmy menyebutkan, isu eksternal mulai menyulitkan rupiah sejak akhir pekan lalu. Maklum, Gubernur The Fed menyatakan peluang kenaikan suku bunga akhir tahun ini semakin terbuka.

Tekanan terhadap rupiah bakal semakin kuat, setelah data ekonomi AS terbaru sangat solid. Penyerapan tenaga kerja di luar sektor pertanian per Oktober jauh melebihi perkiraan. Selain itu, tingkat upah rata-rata tumbuh melebihi ekspektasi.

"Data ini semakin membuka peluang kenaikan suku bunga tahun ini," jelas Nizar. Research and Analyst Divisi Treasury BNI Trian Fathria juga bilang, aspek upah merupakan salah satu acuan The Fed untuk mengerek suku bunga.

Trian memperkirakan hari ini rupiah melemah di Rp 13.500-Rp 13.700. Sementara Nizar memprediksi rupiah rentan jatuh ke Rp 13.450-Rp 13.600.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×