kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   -10.000   -0,36%
  • USD/IDR 18.030   -170,00   -0,93%
  • IDX 5.747   404,51   7,57%
  • KOMPAS100 759   60,97   8,73%
  • LQ45 569   42,24   8,01%
  • ISSI 197   12,24   6,63%
  • IDX30 323   24,38   8,17%
  • IDXHIDIV20 398   27,88   7,53%
  • IDX80 86   6,64   8,36%
  • IDXV30 108   6,11   5,97%
  • IDXQ30 104   7,83   8,16%

Wah, harga emas diprediksi anjlok 20% ke US$ 1.300


Jumat, 15 Juni 2012 / 07:06 WIB
ILUSTRASI. Anggota Angkatan Udara Rusia menaiki pesawat angkut Ilyushin Il-76 selama latihan di bandara militer di pelabuhan Laut Azov di Taganrog, Rusia 22 April 2021. 


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Sejumlah analis meramal, harga emas masih akan terpapas pada tahun ini. Menurut Direktur Marketfield Asset Management Michael Shaoul, harga emas akan tergerus 20% menjadi US$ 1.300 per troy ounce pada tahun ini setelah jatuh di bawah level support yakni US$ 1.520 per troy ounce. Dia beralasan, posisi emas saat ini bukan menjadi alternatif investasi selain mata uang.

"Satu hal yang tidak akan dilakukan pemerintah dunia adalah membiarkan investor menumpuk kekayaannya dalam bentuk emas jika sistem mata uang kolaps," jelas Shaoul. Dia menambahkan, merupakan hal yang mudah bagi pemerintah dunia untuk menahan emas dan mengeluarkan aturan pelarangan kepemilikan emas dalam portofolio institusi.

Sekadar informasi, harga emas sudah jatuh 10% dalam kurun waktu empat bulan yang berakhir 31 Maret. Salah satu penyebabnya yakni kian memburuknya krisis utang Eropa sehingga mendorong trader lebih memilih untuk mengempit dollar AS sebagai investasi haven.

Harga emas sendiri sudah mencatatkan reli selama 11 tahun berturut-turut. Harga rekor tertinggi emas tercipta pada September 2011 di level US$ 1.923,70 per troy ounce.

Catatan saja, harga kontrak emas untuk pengantaran Agustus naik 20 sen menjadi US$ 1.619,60 di Comex, New York.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×