: WIB    --   
indikator  I  

VRNA bidik rights issue Rp 177,3 miliar

VRNA bidik rights issue Rp 177,3 miliar

JAKARTA. PT Verena Multi Finance Tbk (VRNA) akan menerbitkan saham baru dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebesar 1,58 miliar saham atau 61,24% dari modal disetor dan ditempatkan penuh.

Perusahaan pembiayaan mobil baru dan bekas ini menetapkan harga rights issue Rp 112 per saham, sehingga total dana yang dibidik mencapai Rp 177,31 miliar. Saat ini, harga saham VRNA berada di level Rp 100 per saham.

Rasio rights issue tersebut 100:158. Artinya setiap pemegang 100 saham berhak atas 158 HMETD.

PT Bank Pan Indonesia Tbk (Bank Panin) selaku pemegang saham utama perseroan akan melaksanakan seluruh haknya untuk mengambil saham-saham yang dikeluarkan dalam Penawaran Umum Terbatas (PUT) itu. Aksi korporasi ini memiliki risiko efek dilusi sebesar 61,24%.

"Seluruh dana dari PUT akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan dan pengembangan usaha dalam penyaluran pembiayaan," ujar manajemen VRNA dalam prospektus, Senin (20/3).

Sementara itu, pembeli siaga rights issue tersebut adalah Deg-Duetsche investititions-und entiwicklungsgesellschaft Mbh (DEG), institusi keuangan yang dimiliki oleh Republik Federal Jerman. DEG akan menyerap sisa saham yang tidak diambil bagian oleh pemegang saham perseroan, sebanyak-banyaknya 516,77 juta saham atau Rp 57,87 miliar.

Jika masih ada sisa saham setelah dialokasikan kepada DEG, maka Bank Panin akan membeli seluruh sisa saham dalam PUT tersebut maksimal 387 juta saham senilai Rp 43,43 miliar.

Saat ini, Bank Panin mengempit 42,87% saham VRNA. Lalu, Verena Kapital memiliki 24,35% saham dan Murniaty Santoso memiliki 8,74% saham. Sementara itu, kepemilikan saham masyarakat sebesar 23,04%.

Perseroan menargetkan tanggal efektif pada 27 April 2017, dan perdagangan cum-right di pasar reguler dan negosiasi pada 5 Mei 2017 mendatang. Sementara itu, perdagangan di pasar tunai pada 8 Mei 2017.

Lalu, perdagangan ex-right di pasar reguler dan negosiasi pada 8 Mei, serta di pasar tunai pada 10 Mei. Tanggal penjatahan saham pada 24 Mei mendatang.


Reporter Narita Indrastiti

RIGHTS ISSUE

Feedback   ↑ x