: WIB    --   
indikator  I  

Tiga sektor jeblok, ini prospeknya

Tiga sektor jeblok, ini prospeknya

KONTAN.CO.ID - Dari 10 indeks sektoral yang ada di Bursa Efek Indonesia, tiga sektor masih mencatat penurunan. Ketiga sektor ini adalah sektor perkebunan yang turun 6,76% sejak awal tahun, sektor properti, real estate, dan konstruksi yang turun 3,36%, serta sektor aneka industri dengan penurunan 2,98%. Analis optimis akan ada perbaikan meski tak akan naik signifikan.

Analis Indosurya Mandiri Sekuritas William Surya Wijaya menilai, merosotnya indeks saham sektor aneka industri dipengaruhi kuat oleh penjualan otomotif. Menurut Wiliam, saat ini penjualan otomotif masih ditopang oleh transportasi online.

"Penjualan mobil agak tertekan turun dan motor," tambah Analis Investa Saran Mandiri Hans Kwee. Menurut Hans, sektor properti yang juga menurun, terpengaruh oleh saham konstruksi.

William menambahkan, penurunan sektor ini ada kaitan dengan sektor konstruksi yang menjadi pemberat. "Konstruksi turut jadi pemberat, karena kucuran dana dari pemerintah," kata William. 

Namun, pengaruh konstruksi masih kalah dengan dominasi pengaruh landed house dan developer. "Kebutuhan sehari hari meningkat, tapi harga properti melambung. Itu semakin tidak terkejar," ujar William.

Meski demikian, kedua analis ini optimistis akan ada perbaikan di dua sektor ini pada semester dua. Dilihat dari demografi, menurut William, Indonesia masih diuntungkan. Jumlah penduduk tak pernah berkurang, investor luar banyak pula yang masuk ke Indonesia.

Munculnya keluarga baru dan pertumbuhan jumlah penduduk menurut Wiliam akan membantu sektor properti dan otomotif. "Tentunya mereka sangat butuh hunian, transportasi, dan semakin berkembangnya transportasi online, itu yang membantu otomotif," ujar Wilam.

Hans dan Wiliam melihat dua sektor ini akan membaik. Hanya saja, menurut Hans perbaikan ini tak akan berpengaruh signifikan untuk dua sektor ini.


Reporter Nisa Dwiresya Putri
Editor Wahyu Rahmawati

REKOMENDASI SAHAM

Feedback   ↑ x
Close [X]