: WIB    —   
indikator  I  

Tiga indeks saham AS menyentuh rekor tertinggi

Tiga indeks saham AS menyentuh rekor tertinggi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup pada level tertinggi sepanjang masa setelah Bank Sentral AS memberi sinyal kepastian kenaikan suku bunga Desember mendatang. Rabu (11/10), indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,18% ke level tertinggi sepanjang masa, 22.872,89.

Tak cuma Dow Jones, indeks S&P 500 pun menguat 0,18% ke rekor tertingginya, 2.555,24. Nasdaq Composite pun menyusul rekor dengan kenaikan 0,25% ke 6.603,55.

Catatan rapat Federal Reserve menunjukkan bahwa kenaikan suku bunga akan dilakukan Desember mendatang meski tingkat inflasi yang masih rendah. Sebagian besar pelaku pasar memang memperkirakan kenaikan suku bunga pada akhir tahun.

Robert Tipp, chief investment strategist PGIM fixed Income mengatakan, pasar saat ini priced in untuk dua kali kenaikan suku bunga hingga akhir tahun. "Investor mengasumsikan adanya kenaikan suku bunga satu kali lagi tahun ini dan tiga kali untuk tahun depan," ungkat Larry Fink, CEO BlackRock kepada CNBC.

Pasar saham AS tahun ini mencetak kinerja gemerlap dengan tiga indeks menyentuh rekor.

Musim laporan keuangan pun sudah dimulai. BlackRock dan Delta Air Lines melaporkan kinerja yang lebih tinggi ketimbang ekspektasi. Nick Raich, CEO the Earnings Scout mengatakan, rata-rata laba dan pendapatan 26 penghuni indeks S&P 500 yang sudah rilis laporan keuangan adalah masing-masing 14,9% dan 10%.

Dia menambahkan, angka ini termasuk tinggi. "Tapi, ini akan turun setelah perusahaan asuransi mulai merilis laporan keuangan," kata Raich. 

Beberapa bank seperti Citigroup, JPMorgan Chase dan Bank of America akan melaporkan kinerja pada pekan ini. "Tahun ini mungkin pertama kalinya dalam enam atau tujuh tahun seluruh bank fokus pda pertumbuhan dan bukan pada pemangkasan beban. Karena perbankan sudah memangkas seluruh beban yang mungkin dikurangi," kata Wei Ke, head of North American financial service practice Simon-Kucher.


SUMBER : CNBC
Editor Wahyu Rahmawati

DOW JONES

Feedback   ↑ x