kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.614.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Si hijau masih terkulai


Selasa, 19 November 2013 / 08:07 WIB
ILUSTRASI. Dapatkan cashback hingga Rp200.000 saat membayar berbagai tagihan dengan OVO.


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Pergerakan dollar AS pagi ini (19/11) tampak mencatatkan pelemahan versus euro. Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, pada pukul 08.58 waktu Tokyo, posisi dollar tak banyak berubah posisi di level US$ 1.3503 per euro dari posisi US$ 1,3506 kemarin.

Si hijau juga melemah 0,1% menjadi 99,90 yen. Sementara, mata uang Jepang menguat 0,1% menjadi 134,86 per euro.

Pelemahan dollar AS juga tampak dari Bloomberg's US Dollar Index yang tak banyak berubah posisi di level 1.015,41 dari posisi kemarin setelah sebelumnya bertengger di level 1.013,49, yang merupakan level terendah sejak 7 November lalu.

Pelemahan dollar dipicu oleh pernyataan dari sejumlah petinggi the Federal Reserve, termasuk Pimpinan Fed Ben S Bernanke, yang menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi AS saat ini belum dirasa cukup bagi bank sentral untuk mengurangi nilai stimulus.

"Dollar AS tertekan saat ini. Mayoritas investor sudah tidak mencemaskan lagi rencana pemangkasan stimulus the Fed pada Desember mendatang," jelas Emma Lawson, senior currency strategist National Australia Bank Ltd. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×