kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45917,64   -17,87   -1.91%
  • EMAS1.345.000 0,75%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Segelas red wine mampu dongkrak kinerja otak


Jumat, 23 September 2016 / 13:43 WIB
Segelas red wine mampu dongkrak kinerja otak


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Satu lagi manfaat sehat dari red wine terungkap. Tim peneliti dari Northumbria University meneliti resveratrol, zat yang ditemukan dalam red wine dan efeknya pada aliran darah. Tim peneliti percaya zat itu meningkatkan fungsi mental dengan semakin lancarnya aliran darah ke otak.

Dilansir dari Independent.co.uk, mahasiswa PhD Timothy Eschle yang memimpin studi ini menjelaskan,"Ada sejumlah manfaat sehat dari mengonsumsi red wine. Ekstrak kulit anggur merah, resveratrol ditemukan meningkatkan aliran darah ke otak dan dalam beberapa kasus mendongkrak kinerja mental pada tugas-tugas kognitif."

Mereka menguji teori itu dan melibatkan orang sehat berusia 18-35 tahun. Beberapa peserta menunjukan kinerja lebih baik ketika mereka diuji fungsi mentalnya.

Namun hasil positif itu tidak konsisten. Periset percaya hal ini karena kecenderungan penelitian untuk fokus pada populasi muda yang sehat yang masih ada di puncak kinerja mentalnya.

Mereka percaya korelasi positif yang mengindikasikan manfaat lebih jelas pada peserta yang berusia lebih tua. Universitas yang berada di Newcastle Inggris itu, saat ini mencari peserta pria dan wanita sehat berusia antara 50-70 tahun untuk meneliti efek resveratrol.

Sementara itu, studi kedua yang bertujuan meneliti efek resveratrol di ketinggian juga sedang dilangsungkan dan membutuhkan sukarelawan berusia muda.

Menggunakan ruang termutakhir milik Northumbria University yang dapat menstimulasi efek fisik dari serangkaian suhu dan ketinggian, periset akan meneliti bagaimana peserta usia 18-35 tahun mengerjakan tugas-tugas yang membutuhkan kemampuan mental.

Mereka juga akan diuji jika ada sesuatu yang rusak dapat diatasi dengan resveratol. Begitu menurut pernyataan di situs universitas tersebut. Para sukarelawan dalam penelitian ini mengonsumsi resveratrol dalam bentuk kapsul.

(Dhorothea)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×