kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Second liner berpotensi naik signifikan


Selasa, 10 Oktober 2017 / 22:14 WIB


Reporter: Dede Suprayitno | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Memasuki kuartal terakhir tahun ini, menjadi waktu yang baik untuk mengevaluasi dan menata kembali portofolio saham. Salah satunya dengan meilirik saham second liner yang memiliki valuasi harga menarik.

Reza Priyambada, analis Binaartha Parama Sekuritas menyatakan, emiten second liner cenderung memiliki market capital yang lebih kecil. Namun, hal itu membuat peluang untuk masuk ke saham-saham tersebut menjadi lebih mudah.

"Sedangkan dari sisi fluktuasi, memang lebih menarik untuk trading dibandingkan dengan saham-saham bigcaps," terang Reza, Selasa (10/10).

Reza menjagokan PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) dengan target harga (TP) 4.250, PT Indika Energy Tbk (INDY) pada target harga 2.200, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) pada 2.300, dan PT Megapolitan Development Tbk (EMDE) pada 425.

Lalu, ada PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) dengan target garfa 1.100, PT Bank Harda Internasional Tbk (BBHI) pada 250, dan PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) pada 450. Semua saham itu direkomendasikan beli.

"Saham yang valuasinya masih rendah, punya potensi untuk tumbuh," terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×