PERGERAKAN EMAS
Secara teknikal, analis memprediksi emas kembali dalam tren naik
Oleh Dyah Megasari - Kamis, 30 Juni 2011 | 10:25 WIB

JAKARTA. Emas sedikit menguat Rabu lalu setelah parlemen Yunani menyetujui austerity plan lima tahun. Hal ini kembali membuat pergerakan yang cukup signifikan terhadap aset-aset berisiko.
Herien Douglas, analis komoditi dari Valbury Asia Futures mengatakan, rally harga terus melanjutkan kenaikannya, mulai didukung pada RSI dan momentum. Dengan terjadi pergerakan naik atau menguat dari garis terbawah pada trend channel hariannya, diindikasikan emas berpeluang masuk tren naik.
"Dukungan pada intraday chart membalikkan penurunan sebelumnya untuk melanjutkan cross up yaitu EMA 20 di atas WMA55 yang terjadi. Investor bisa memantau area support level US$ 1.500 hingga US$ 1.495, masuk ke daerah tersebut dapat membalikkan tren harga," prediksi Herien.
Spot gold terakhir diperdagangkan naik 0,3% ke level US$ 1.505,30 per ons pada pukul 1450 GMT, telah naik 0,63% ke level puncak intraday di US$ 1.509,96. Ini berarti membalikkan penurunan yang terlihat pada awal mingguan yang berada di bawah level US$ 1.500. Sedangkan COMEX gold meningkat 0,4% ke level US$ 1.505,50 per ons.
- Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
- Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
- Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
- KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.